Berita Nasional Terkini

Dalam Sidang di KPK, Eni Maulani Mengaku Pernah Diberikan Amplop oleh Staf Jonan Bernama Hadi

Dalam sidang kasus korupsi di KPK, Eni Maulani mengaku pernah diberikan amplop oleh staf Ignasius Jonan bernama Hadi

Dalam Sidang di KPK, Eni Maulani Mengaku Pernah Diberikan Amplop oleh Staf Jonan Bernama Hadi
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Menteri ESDM, Ignasius Jonan, saat melakukan kunjungan kerja di Pertamina Refenery Unit III Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (17/1/2019). 

Tonny juga menyebut ada pihak lain yang ikut menerima uang. Salah satunya Hadi Mustofa Djuraid yang merupakan staf Ignasius Jonan yang saat itu masih menjabat Menteri Perhubungan.

"Hadi Djuraid di BAP saya ada dia terima Rp 1 miliar. Beliau adalah staf khusus kementerian zamannya Ignasius Jonan," kata Tonny.

Menurut Tonny, uang yang diterima Hadi Djuraid telah dikembalikan setengahnya. Tonny merasa aneh jika Adi Putra menyatakan tidak mengetahui jabatan Hadi sebagai staf menteri.

Sebab, tidak mungkin Hadi bisa membantu Adi Putra untuk mendapatkan proyek pengerukan di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

"Agak aneh kalau saksi tidak tahu dia (Hadi Djuraid) bukan staf ahli, karena beliau menawarkan 'Apakah perlu saya hubungkan dengan Kepala Kesyahbandaran Semarang?'," kata Tonny.

Hadi Mustofa Djuraid sempat menanggapi fakta persidangan. Khususnya, mengenai namanya yang disebut sebagai salah satu pihak yang menerima uang dari kontraktor.

"Saya tidak mengikuti persidangan kasus ini, jadi saya akan cek faktanya seperti apa. Kita tunggu saja perkembangan persidangan," kata Hadi kepada Kompas.com, Rabu (21/3/2018). (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved