Berita Kota Kupang Terkini

ASDP Kupang Harapkan Tarif Portir di Pelabuhan Dilakukan Terpadu

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Burhan Zahim mengatakan, pihaknya berharap penetapan tarif portir di pelabuhan secara terpadu.

ASDP Kupang Harapkan Tarif Portir di Pelabuhan Dilakukan Terpadu
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Kepala ASDP Cabang Kupang, Burhan Zahim 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Burhan Zahim mengatakan, pihaknya berharap penetapan tarif portir di pelabuhan secara terpadu.

"Artinya penumpang tidak berhadapan dengan portir lagi untuk membawa barang. Tarifnya terpadu, jadi termasuk jasa pelabuhannya, jasa angkutannya, jasa pelayaran termasuk jasa buruh atau portir," ungkapnya ketika dihubungi POS-KUPANG.COM per telepon, Rabu (23/1/2019) siang.

Penetapan tarif terpadu tersebut telah diusulkan pihaknya kepada kantor pusat yang berada di Jakarta. "Ini masih dalam bentuk usulan mudah-mudahan diterima," ujarnya.

Cuaca tak Bersahabat, ASDP Kupang Batalkan Penyeberangan Kapal Feri Kupang-Sabu

Terkait portir, kata Burhan, saat ini belum diatur dalam satu regulasi dan sementara ini tarif portir masih berdasarkan negosiasi antara portir dan penumpang kapal.

Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap usulan tersebut dapat dikabulkan sehingga problem di pelabuhan terkait portir dapat terselesaikan.

Theodora Usfunan Dilantik Menjadi Wakil Ketua PN Waingapu

"Sementara ini dalam proses regulasinya dan kami sudah usulkan ke kantor pusat untuk ditetapkan. Jadi kami lagi mengusulkan barang bawaan dari penumpang dan kami berharap bisa sama seperti di bandara," katanya.

Sementara itu, General Manager Pelindo III Cabang Kupang, Baharuddin ketika ditemui POS-KUPANG.COM pada Senin (22/1/2019) sore mengatakan, penetapan tarif portir harus mengakomodir semua pihak dan tidak membebani masyarakat sebagai penumpang.

"Kita ini kan daerah kepulauan dan masyarakat menengah ke bawah sering bertransportasi melalui akses laut. Harus mengakomodir tenaga kerja sehingga tidak hilang mata pencahariannya dan masyarakat tidak merasa terbebani," ungkapnya.

Menurutnya, penetapan tarif portir yang sesuai dan transparan akan membuat masyarakat dapat menikmati transportasi laut dengan nyaman.

"Harapannya tidak ada pembebanan. Jadi dengan adanya penetapan komponen tarif yang transparan itu memacu masyarakat untuk bisa menikmati indahnya menikmati kapal laut," ujarnya.

Terkait perkembangan penetapan tarif portir, jelas Baharuddin, sudah ada pemberitahuan bahwa sementara pembentukan tim kecil yang akan menetapkan tarif portir.

"Jadi saya sudah koordinasi dengan KSOP, Koperasi TKBM, dan tim dari Disnaker NTT kemarin. Kita bentuk tim kecil setelah itu tim kecil buat perumusan sesuai kultur dan standarnya ketemu langkahnya," katanya.

"Misalnya mau angkut beras 50 kg ongkosnya berapa? Apakah Rp 50 ribu atau Rp 30 ribu, jangan sampai angkut beras 50 kg hilang harga berasnya," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved