Berita Regional Terkini

26 Napi Lapas Wamena Kabur, 22 Orang Belum Berhasil Ditangkap

Sebanyak 26 Napi di Lapas Klas II B Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melarikan diri, 22 di antaranya belum berhasil ditangkap.

26 Napi Lapas Wamena Kabur, 22 Orang Belum Berhasil Ditangkap
KOMPAS.com/Istimewa
Sejumlah personel Polres Jayawijaya mendatangi Lapas Wamena guna mengecek 11 napi yang kabur dan melakukan olah TKP, Jumat (2/11/2018). 

Sebanyak 26 narapidana (Napi) di Lapas Klas II B Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melarikan diri, 22 di antaranya belum berhasil ditangkap.

POS-KUPANG.COM | TIMIKA - Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, masih ada 22 narapidana (Napi) Lapas Klas IIB Wamena yang belum tertangkap pascakabur pada Selasa (22/1/2019) sore.

Ke-22 napi tersebut di antaranya, Pator Meklok, Heri Marian, Rudy Itlay, Kinas Wenda, Piter Murib, Hermet Asso, Sadok, Roby Asso, Rustam Ode Bala (Anca), Badar, Abdula, Leo Magayang.

Selanjutnya, Noverius Uropnabin, Kalius K, Ondi SIBAK, Dani Kogoya, Mia Elopere, Markus Asso, Areki E, Yustinus Jigibalom, Menang Elopere, dan Mazmur Hisage.

Seleksi CPNS 2018, BKN Tetapkan 4.533 Nomor Induk Pegawai, Bima Ingatkan Masa Kerja 10 Tahun

Kamal mengatakan, saat ini, personel Polres Jayawijaya bersama petugas lapas masih terus melakukan pengejaran terhadap para narapidana yang melarikan diri.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaan para narapidana agar segera melapor ke pos polisi terdekat untuk dilakukan proses hukum.

Dalam Sidang di KPK, Eni Maulani Mengaku Pernah Diberikan Amplop oleh Staf Jonan Bernama Hadi

"Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan para narapidana ini untuk segera lapor ke pos polisi terdekat," kata Kamal, Rabu (23/1/2019).

Sebelumnya, sebanyak 26 narapidana di Lapas Klas II B Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melarikan diri dengan memanjat pagar, Selasa pukul 16.21 WIT.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda membenarkan adanya 26 narapidana di Lapas Klas II B Wamena melarikan diri. Sebanyak lima orang di antaranya dapat ditangkap kembali.

"Ada lima orang yang berhasil kami tangkap hingga saat ini. Kini, kami masih melakukan pengejaran terhadap 21 orang lainnya," ungkap Ananda, saat dikonfirmasi Selasa malam. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved