Berita Kabupaten TTS

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya Menyerahkan Diri

datang untuk membuat surat pernyataan siap menyelesaikan seluruh masalah yang timbulkan di desa Mela. Jika sampai tanggal 30 Januari masalah tersebut

Setelah Menghilang Hampir 8 Bulan ! Kades Mela Akhirnya  Menyerahkan Diri
Pos Kupang.Com/ Dion Kota
Kepala BPMD Kabupaten TTS, George Mella 

Ia mengaku, kalau uangnya digunakan untuk berfoya-foya. Kita berikan dia waktu sampai 30 Januari untuk mengembalikan uang pajak dan honor perangkat desa yang disalah gunakan.

Jika tidak dikembalikan sampai batas waktu yang ditentukan, terpaksa kita copot Kades Ambrosius dari jabatannya," jelas George.

BPMD lanjut George siap membantu Kades Ambrosius dalam menyelesaikan laporan pertanggungjawaban dana desa tahun 2017. Namun terkait uang pajak dan honor perangkat desa, Kades Ambrosius harus menyelesaikan sendiri masalah tersebut.

Pihak BPMD Kabupaten TTS akan mengambil sikap tegas jika sampai tanggal 30 Januari masalah tersebut tak mampu diselesaikan Kades Ambrosius.

" Kita lihat saja, kalau sampai tanggal 30 tidak selesai ya kita rekomendasikan kepada Plh. Bupati TTS untuk dicopot saja," tegasnya.

Diberitakan pos kupang sebelumnya, ‎Kepala Desa Mela, Kecamatan Noebana, Ambrosius Tefa diberhentikan sementara dari jabatannya karena "menghilang" tanpa jejak.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Camat Noebana yang sudah berkali-kali mencari Kades Ambrosius, baik rumah maupun ke kantor desa tak juga berhasil menemukan sang kepala desa.

Menariknya, Kades Ambrosius menghilang tak sendiri, dirinya mengajak serta istri dan anaknya untuk " menghilang".

Menghilangnya Kades Ambrosius berkaitan dengan pertanggungjawaban dana desa tahun 2017 yang belum juga selesai. Pasalnya, banyak item pekerjaan dana desa yang tak mampu dipertanggungjawabkan oleh Kades Ambrosius.

Hal ini berdampak pada realisasi pencarian dana desa tahun 2018, dimana dana desa tahap II dan tahap III desa Mela tak bisa dicairkan karena pertanggungjawaban dana desa tahun 2017 tak juga diselesaikan.

Carut marut pengelolaan dana desa oleh sang kepala desa membuat masyarakat dan aparatur desa Mela geram dan mengadukan hal tersebut kepada Plh. Bupati TTS, Marthen Selan.‎ (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved