Berita Kabupaten Ngada

Pengadilan Negeri Bajawa Gelar Sidang Empat Terdakwa Kasus Narkoba

Di hadapan mejelis Hakim pada persidangan tersebut keempatnya mengaku masih mempunyai hubungan keluarga satu sama lainnya.

Pengadilan Negeri Bajawa Gelar Sidang Empat Terdakwa Kasus Narkoba
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Empat orang terdakwa kasus Narkoba asal Makasar (rompi orange) saat ikut sidang di Pengadilan Negeri Bajawa Kabupaten Ngada, Senin (21/1/2019). 

Untuk Ferdin dan Asbula sebagai pemakai dapat dilakukan rehabilitasi juga hukuman maksimal 4 Tahun Penjara.

Jaksa Dicky menjelaskan kronologis kasus tersebut berawal dari ditangkapnya Anto pada tanggal 18 September 2018 oleh Res Narkoba Polda NTT di Magepanda ketika dalam perjalanan ke Maumere.

Dari pengembangan Polisi selanjutnya pada tanggal 26 September menangkap Ferdin dan Asbulah dan Asis pada tanggal 27 September 2028.

Penangkapan Anto itu polisi mendaparkan 1 paket Narkoba 0.82 gram jenis sabu dan barang bukti alat isap kaca atau Pirek.

Barang yang diperoleh Anto kata, Jaksa Dicky diperoleh dari Azis dimana Azis mendatangkan lewat Pelabuhan Marapokot dimana dimasukkan dalam karung beras dan dijahit.

Kasus tersebut sudah dua kali disidangkan yakni pada tanggal 14 Januari 2019 untuk Pemeriksaan saksi termasuk dari Polda NTT yang menangkap pelaku.

Persidangan untuk pemeriksaan saksi ahli dilaksanakan, Selasa (22/1/2019).

Jaksa Dicky menegaskan pelabuhan kecil dan pelabuhan Marapokot merupakan wilayah yang gampang masuk barang terlarang tersebut karena tidak ada pengawasan yang ketat termasuk tidak ada petugas Bea Cukai.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved