Berita Kabupaten Kupang Terkini

Kawasan Pantai di Kabupaten Kupang Rawan Abrasi, Ini yang Dilakukan BPBD

Kawasan pantai di wilayah Kabupaten Kupang rata-rata rawan abrasi. Ini langkah-langkah yang dilakukan BPBD Kupang

Kawasan Pantai di Kabupaten Kupang Rawan Abrasi, Ini yang Dilakukan BPBD
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Kepala BPBD Kabupaten Kupang, Charles Panie ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Oelamasi belum lama ini. 

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Kawasan pantai di wilayah Kabupaten Kupang rata-rata rawan abrasi. Langkah yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang adalah memasang papan peringatan dini agar warga selalu berhati-hati.

Selain itu, dicarikan solusi berkomunikasi dengan instansi lain untuk pembangunan tembok penahan gelombang.

Kepala BPBD Kabupaten Kupang, Charles Panie menyampaikan hal ini kepada POS- KUPANG.COM, Selasa (22/1/2019).

Polsek Golewa Sosialisasi Kamtibmas di Beapawe, Stefanus: Ada Masalah Jangan Main Hakim Sendiri

Charles mengungkapkan, untuk wilayah pantai di beberapa kecamatan seperti Kupang Tengah, Sulamu, Amfoang, Kupang Barat, rata-rata rawan abrasi.

Kondisi ini memang cukup mencemaskan walaupun sampai saat ini belum ada kejadian luar biasa. Sebagai badan yang bersentuhan langsung dengan bencana, kata Charles, pihaknya wajib memberikan peringatan dini.

Penertiban Penjualan Daging Babi di Pinggir Jalan di Kota Kupang Masih Berlanjut

"Kalau informasi dari BPBN bahwa pada tahun 2019 ini potensi bencana di Indonesia sebanyak 2.500. Kita di NTT khususnya Kabupaten Kupang bisa saja ada cuma jenis bencana apa, kita belum tahu. Tapi kami wajib berikan peringatan bagi warga terutama di pinggir pantai dengan memasang tanda peringatan," kata Charles.

Menurutnya, persoalan bencana alam ini memang tidak pernah terpikirkan sehingga kewaspadaan dini harus disampaikan kepada warga.

Khusus mengenai abrasi, kata Charles, pihaknya dalam tahun 2019 sudah mengagendakan untuk memasang papan peringatan di semua titik pantai yang rawan terutama di wilayah Kupang Barat, Semau, Sulamu dan Kupang Tengah.

Ada beberapa titik rawan abrasi di beberapa wilayah memang sudah diambil langkah penanganan dengan membuat tembok penahan gelombang.

"Kita harapkan kepala desa dan tokoh masyarakat terutama warga yang membuka lahan pertanian dan perkebunan sampai ke bibir pantai supaya berhati-hati. Kita selain pasang papan peringatan juga dengan bantuan dana yang cukup untuk penanaman anakan bakau di sepanjang pantai," kata Charles. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved