Berita Nasional Terkini

Eni Maulani Sebut Setya Novanto Berkeras Minta Proyek ke PLN

Terdakwa mantan anggota Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih menyebut Setya Novanto sejak awal meminta proyek kepada PT PLN Persero.

Eni Maulani Sebut Setya Novanto Berkeras Minta Proyek ke PLN
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto (tengah) menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/4/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Terdakwa mantan anggota Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih menyebut Setya Novanto sejak awal meminta proyek kepada PT PLN Persero. Novanto yang saat itu menjabat Ketua DPR berkeras ingin menguasai proyek pembangkit listrik di Pulau Jawa.

Hal itu dikatakan Eni saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (22/1/2019).
"Bagi Setya Novanto mungkin kalau di Jawa, itunganya sangat besar, itu bisa 2 x 1.000 mega watt. Jadi kalau di Jawa itu sesuatu yang luar biasa," ujar Eni.

Hari Ini Lion Air dan Wings Air Mulai Berlakukan Tarif Bagasi, Menhub: Sudah Sesuai Peraturan

Menurut Eni, Novanto tiga kali membicarakan proyek tersebut. Pembicaraan pertama saat Novanto memperkenalkan Eni dengan pengusaha di bidang energi, Johannes Budisutrisno Kotjo.

Sementara, dua kali pembicaraan disampaikan Novanto saat bertemu dengan Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir.

Pencuri Babat Kayu Cendana di Hutan Lindung Iligai

Menurut Eni, Novanto dan Kotjo berkeras ingin mendapatkan proyek di Pulau Jawa, salah satunya proyek pembangunan pembangkit listrik Jawa III.

Namun, dalam pembicaraan, Sofyan Basir mengatakan bahwa permintaan Novanto itu tidak dapat dipenuhi.

"Pak Sofyan bilang, kalau di Jawa sudah penuh, karena semua sudah punya orang. Pokoknya Jawa enggak bisa. Tapi di luar Jawa oke," kata Eni.

Dalam kasus ini, Eni Maulani Saragih didakwa menerima suap Rp 4,7 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan dengan maksud agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved