Kabupaten Lembata

Borju Mencuri Berbekal Ilmu Hitam

John Soge alias Borju ternyata punya bekal ilmu hitam saat melancarkan aksinya mencuri di rumah warga

Borju Mencuri Berbekal Ilmu Hitam
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
John Soge alias Borju 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA -- John Soge alias Borju ternyata punya bekal ilmu hitam saat melancarkan aksinya mencuri di rumah warga. Ilmu hitam itu ia dapatkan dari kakeknya ketika ia masih kecil. Ilmu warisan sang kakek itu telah menyatu dengan dirinya, karena diberikan dengan cara dimakan.

Borju mengungkapkan hal tersebut kepada Pos-Kupang.com yang menemuinya di Mapolres Lembata di Lewoleba, Selasa (22/1/2019). Saat itu, Borju hendak digelandang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata untuk penyerahan tahap dua.

Dia menuturkan sudah dua kali dirinya masuk penjara karena kasus pencurian di Lewoleba. Saat ini pun ia diseret lagi ke balik jeruji besi karena mengulangi perbuatannya, yakni mencuri di rumah polisi di Wangatoa.

Dalam kasus itu, ia mencuri tas yang di dalamnya ada handphone, uang dan peralatan kosmetika lainnya.

Ia menyebutkan, saat ditangkap polisi, dirinya memang merasa malu. Tapi mau bilang apa, ia terpaksa menghadapinya saja karena tindakannya itu telah melanggar hukum. Meski malu tapi perasaan itu sudah ia buang jauh-jauh.

Borju mengatakan, dirinya menyadari bahwa perbuatannya itu salah. Tapi apa yang dilakukannya tersebut sama sekali tidak disadarinya.

"Saya tidak sadar kalau sedang mencuri. Kalau warga pukul saya, memang saat itu saya rasa sakit sekali. Tapi kalau saya sudah pegang air, saya akan langsung segar dan tidak merasakan apa-apa lagi," ujarnya.

Borju menyebutkan, ia ingin menyudahi perbuatannya itu. Tapi hal tersebut sulit dilakukan. Pasalnya, semakin ia berusaha menghentikannya, justru semakin banyak tindakan yang merugikan warga lainnya.

Ia mengatakan, saat melakukan aksinya, sang istri yang tinggal di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, tidak tahu sama sekali.

Demikian juga ketika ia ditangkap dan dijebloskan ke sel, istrinya tidak tahu sama sekali.

Ia mengatakan, dalam aksinya, ia mudah sekali lolos. Tapi ia tidak tahu mengapa demikian.

"Kalau saya sudah dikepung, tiba-tiba saja saya lolos. Saya tidak tahu kenapa begitu. Mungkin ini terjadi karena obat (ilmu hitam) sudah menyatu dengan saya," ujarnya pasrah.

Borju mengaku tidak tahu sampai kapan ia menjalani hidup sebagai pencuri. Padahal dirinya ingin untuk tidak lagi melakukan hal tersebut. Saat ini ia terpaksa menjalani saja apa yang dihadapinya.

"Saya ikut saja apa yang sedang terjadi saat ini," ujar pria berbadan penuh tatto tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved