Berita Kota Kupang Terkini

SK Wali Kota Sudah Diserahkan, Ini Dua Tempat Baru untuk Empat Pejabat Dishub Kota Kupang

Surat Keputusan (SK) Wali Kota sudah diserahkan, ini dua tempat baru untuk empat pejabat Dishub Kota Kupang yang di-nonjob-kan

SK Wali Kota Sudah Diserahkan, Ini Dua Tempat Baru untuk Empat Pejabat Dishub Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Kepala BKPPD Kota Kupang, Ade Manafe 

Surat Keputusan (SK) Wali Kota sudah diserahkan, ini dua tempat baru untuk empat pejabat Dishub Kota Kupang yang di-nonjob-kan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Surat Keputusan (SK) untuk memberhentikan empat pejabat eselon III dan IV dari jabatannya ternyata sudah diserahkan siang tadi. Mereka dibebastugaskan dari jabatan untuk dapat menjalani pemeriksaan.

Kepala BKPPD Kota Kupang, Ade Manafe, di ruang kerjanya, Senin (21/1/2019), mengatakan, empat pejabat ini baru indikasi dan belum ada bukti.

Untuk memperoleh bukti maka harus melalui pemeriksaan. Surat juga sudah sampai ke inspektorat untuk segera dibentuk Pensus (Tim Pemeriksaan Khusus) untuk melihat keterlibatannya.

Pemkab Manggarai akan Cek Warganya yang Tenggelam di Sungai Kapuas Hulu, Kalimantan

"Setelah ada hasil pemeriksaan baru dilihat kebijakan selanjutnya oleh Pak Wali," ujarnya.

Ade menyebutkan empat orang tersebut akan ditempatkan di Dinas Kearsipan yaitu Ignas Lega dan David Puas, sedangkan Lucky Mata Ratu dan Djeret Lomi ditempatkan di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang.

Nyaris Putus, Jembatan Neobunu di TTS tak Bisa Dilewati Kendaraan Roda Empat

Oleh karena itu untuk mengisi kekosongan empat jabatan tersebut makan telah ditunjuk Plt. SK Plt sudah diserahkan kepada Dija Kadiwanu, Yudi Taulon, Rosa Dami dan Andre Silalang.

"Kita menunjuk Plt karena mereka dibebastugaskan sementara untuk kelancaran pemeriksaan. Ditunjuk Plt untuk kelancaran pemeriksaan tugas. Mulai hari Plt sudah menjalankan tugas," tuturnya.
Ade mengatakan, hasil pemeriksaan dari inspektorat nantinya akan dilihat. Jika
ada indikasi korupsi, maka tindakan selanjutnya tergantung kewenangan Wali Kota. Bisa diproses hukum atau deperti apa.

"Sementara masih menunggu hasil dari inspektorat. Semuanya akan diganti tapi tidak dipecat. Mungkin diganti, karena pegawai honorer adan 60-an orang sedangkan ASN 80-an orang, akan di-rolling. Ditukar-tukar saja," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved