Gerhana Bulan
SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING Gerhana Bulan Total Malam Ini
Live Streaming detik-detik Gerhana Bulan Total Super Blood Wolf Moon hari ini 21 Januari 2019 malam.
SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING Gerhana Bulan Total Malam Ini
POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Live Streaming detik-detik Gerhana Bulan Total Super Blood Wolf Moon hari ini 21 Januari 2019 malam.
Gerhana Bulan Total, Senin 21 Januari 2019 akan berlangsung selama 62 menit.
Saat ini, sudah terlihat detik-detik gerhana bulan di angkasa.
Saksikan detik-detik Gerhana Bulan Total Super Blood Wolf Moon hari ini 21 Januari 2019 melalui link berikut:
Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), gerhana bulan akan dimulai pada jam 9:36 Waktu Bagian Timur (ET) yaitu jam 8:36 malam saat sinar matahari ke bulan mulai secara perlahan terhalang oleh bumi.
• LIVE STREAMING Gerhana Bulan Total Selama 62 Menit Senin 21 Januari 2019
• Tata Cara, Bacaan Niat, dan Hukum Salat Gerhana Bulan Senin 21 Januari 2019
Gerhana bulan terjadi ketika bumi melewati langsung antara matahari dan bulan dan menghalangi sebagian besar cahaya dari matahari.
Gerhana bulan malam ini akan memuncak pada 11:41 malam. ET yaitu 10:41 malam waktu Belize.
Di puncak gerhana, ketika bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, bulan akan berubah menjadi warna merah, yang dikenal sebagai 'merah darah'.
Ini karena sebagian cahaya dari matahari masih melewati permukaan luar bumi dan mengenai bulan.
Akibatnya bulan tidak menjadi hitam sepenuhnya seperti saat gerhana matahari.
Selain itu, bulan akan sedikit lebih dekat ke bumi daripada biasanya dan ini membuat gerhana bulan ini sangat unik.
• Ini Bacaan Niat, Doa, dan Tata Cara Lengkap Sholat Gerhana Bulan
• Imam Gerhana Senang Dapat Uang Tambahan Honor Guru Tidak Tetap
Orang-orang yang tinggal di Amerika Utara dan Selatan akan dapat melihat pertunjukan lengkap.
Menurut NASA, timing gerhana bulan adalah sebagai berikut:
* 21:36 ET: Bulan memasuki penumbra Bumi.
* 10:33 PM ET: Bulan memasuki umbra.
* 11:41 ET: Bulan sepenuhnya berada di dalam umbra.
* 12:43 ET: Bulan meninggalkan umbra.
* 1:50 ET: Bulan sepenuhnya keluar dari umbra.
* 02:48 ET: Moon sepenuhnya keluar dari penumbra. Gerhana bulan sudah berakhir.
The Guardian melaporkan, Gerhana Bulan hari ini atau Super Blood Wolf Moon terjadi mulai pukul 02.35 hingga pukul 04.40 waktu Inggris.
Dr Hasan Al Hariri, CEO Grup Astronomi Dubai mengatakan, Supermoon akan terlihat pada malam 21 Januari, dan rata-rata Supermoon hampir 13 persen lebih terang daripada bulan purnama.
• JADWAL DAN LIVE STREAMING Juventus vs Chievo, Liga Italia Malam Ini
• CARA VOTING & LIVE STREAMING Rising Star Indonesia RCTI Malam Ini, Siapa Lolos?
Sementara itu, Kepala Lembaga Astronomi dan Penerbangan (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan, supermoon yang terjadi berbarengan dengan blood moon tidak bisa terlihat di Indonesia.
"Gerhana bulan total (blood moon) tidak bisa terlihat karena saat itu di Indonesia siang hari," katanya dilansir dari situs resmi Lapan.
Tentang Gerhana Bulan
Mengutip wikipedia, Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi.
Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari.
Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5 derajat maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan.
Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika.
Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut.
Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya.
Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat.
Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi.
Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah.
Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).
Gerhana Bulan dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
Gerhana bulan total dibagi menjadi:
1. Gerhana bulan total negatif
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah NTT dan warna bulan menjadi merah tetapi tidak rata.
* gerhana bulan total positif: Pada gerhana ini, bulan melalui titik pusat daerah umbra dan warna bulan menjadi merah merata.
2. Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari.
Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra.
Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
3. Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra.
Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram. (*)
(tribunpontianak.co.id / Nasaruddin)