Berita Kabupaten Malaka Terkini

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat ! Warga Alas-Malaka Serahkan Senjata dan Amunisi

arga Dusun Metamauk, Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa NTT menyerahkan satu pucuk senjata api dan amunisi

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat  ! Warga Alas-Malaka Serahkan Senjata dan Amunisi
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
SERAH SENJATA--Warga Alas, Kabupaten Malaka serahkan senjata dan amunisi kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Warga Dusun Metamauk, Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa NTT menyerahkan satu pucuk senjata api dan amunisi kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara.

Senjata dan amunisi tersebut diserahkan secara suka rela kepada TNI yang diterima langsung Dankipur-III Pos Motamasin, Kapten (Inf) Sulaiman Siregar, Minggu (20/1/2019).

Kepada wartawan, Sulaiman Siregar mengatakan, senjata api yang diserahkan adalah jenis Springfield. Kemudian, munisi karet kaliber. 5,56 mm sejumlah 12 butir, munisi tajam kaliber 5,56 mm sebanyak 21 butir, kaliber 7,62 mm sejumlah 58 butir dan munisi shotgun 1 butir.

Penyerahan tersebut berlangsung saat Satgas melaksanakan anjangsana ke rumah warga yang berkeinginan menyerahkan senjata api.

Menurut Siregar, penyerahan senjata dan munisi tersebut merupakan wujud kerjasama serta dukungan moril masyarakat kepada TNI yang sedang melaksanakan tugas menjaga daerah perbatasan RI-RDTL.

Kasus Pemalsuan Ijazah Bupati Terpilih Rote Ndao ! Kabid Humas Polda NTT: Tahap Lidik dan Sidik

Penyerahan senjata tersebut juga dampak positif dari kegiatan pembinaan teritorial yang terus dilakukan TNI kepada masyarakat di wilayah binaannya. TNI selalu mengutamakan pendekatan secara persuasif dengan masyarakat.

Dansatgas Yonif Mekanis 741/GN Mayor (Inf) Hendra Saputra, memberikan apresiasi kepada warga
yang telah menyerahkan senjata kepada TNI. Hal ini menunjukkan sikap sadar hukum dari warga di perbatasan. Warga memahami bahwa menyimpan senjata api merupakan sebuah pelanggaran.

“Tindakan yang dilakukan masyarakat tersebut adalah tindakan yang patut dicontoh dan diteladani. Masyarakat sudah mulai sadar hukum dan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Saputra. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved