Berita Kupang Terkini

Walikota Imbau Masyarakat Bersihkan Sarang Nyamuk

menghadapi musim penghujan dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan yaitu muncul dan berkembangnya berbagai macam penyakit menular, dimana salah

Walikota Imbau Masyarakat Bersihkan Sarang Nyamuk
Pos Kupang.com/Yenny Rachmawati
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dalam rangka menghadapi musim penghujan dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan yaitu muncul dan berkembangnya berbagai macam penyakit menular, dimana salah satunya adalah penyakit demam berdarah dengue.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.

Penyakit DBD adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menimbulkan resiko kematian, dimana sampai saat ini belum ditemukan obatnya, serta dapat menyerang siapa saja termaksud anak-anak.

Oleh karena itu Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Kupang untuk mengantisipasi dengan melaksanakan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) DBD di rumah dan lingkungan masing-masing dengan cara menggalakkan gerakan 3 M Plus, yakni

Pertama, menutup rapat-rapat tempat penampungan air yang ada di dalam maupun di luar rumah. Agar nyamuk aedes aegypti tidak masuk untuk bertelur dan berkembang biak menjadi nyamuk dewasa.

Edy Rahmayadi Mundur dari Jabatan Ketua Umum PSSI, Ternyata karena 2 Alasan ini

Pahlawan Juventus ! Cristiano Ronaldo Gerakkan Ribuan Suporter Arab Saudi Ucapkan Ini

Kedua, menguras dan membersihkan tempat penampungan air yang ada di dalam maupun di luar rumah, agar telur dan jentik nyamuk dapat dibersihkan minimal satu kali seminggu.

Ketiga, mengubur kaleng-kaleng bekas, ban-ban bekas, botol bekas, tempurung kelapa serta tempat yang berpotensial untuk menampung air.

Keempat, plus menabur bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air (TPA) yang ada di dalam maupun di luar rumah, jika sulit untuk dibersihkan secara rutin.
Kelima, plus membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing secara rutin melalui kerja bhakti gerakan Jumat bersih.

Keenam, plus pasang kawat kasa nyamuk di pintu dan di jendela.
Ketujuh, plus gunakqn krim anti nyamuk.

kedelapan, plus melipat pakaian yang tergantung di dalam kamar karena bisa sebagai tempat tersembunyinya nyamuk aedes aegypti.

"Mari bersama-sama memberantas nyamuk di lingkungan masing-masing agar kita terbebas dari penyakit, salah satunya DBD," tuturnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved