Berita Kota Kupang Terkini

Kasus ASN di Dishub Kota Kupang ! Jefri Akan Mutasi Seluruh ASN di Dinas Perhubungan

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, dirinya akan memutasikan semua pejabat dan ASN di lingkup Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang.

Kasus ASN di Dishub Kota Kupang ! Jefri Akan Mutasi Seluruh ASN di Dinas Perhubungan
Pos Kupang.com/Yeni Rachmawaty
PELANTIKAN -- Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II B) di Lingkungan Pemerintah kota Kupang, di Lantai 1 Kantor Walikota Kupang, Jumat (18/1/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, dirinya akan memutasikan semua pejabat dan ASN di lingkup Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang. Saat ini sudah ada lima pejabat yang diganti.

Jefri menyampaikan hal itu ketika ditemui di sela-sela acara pemungutan sampah bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ,Sabtu (19/1/2019).

Ia dimintai komentarnya soal proses mutasi di Dishub Kota Kupang yang dinyatakan ada indikasi masalah yakni perparkiran.

Menurut Jefri, dirinya sudah memberhentikan beberapa pejabat di Dishub Kota Kupang karena masalah parkir. "Bukan saja pejabat tapi ada beberapa honorer yang kita berhentikan," kata Jefri.

Mundur dari Ketum PSSI ! Edy Rahmayadi Tunjuk Joko Driyono

Dijelaskan, dirinya sudah komitmen untuk menjalankan pemerintahan di Kota Kupang dengan bersih dan bebas KKN, karena itu apabila ada pejabat yang terindikasikan KKN maka dirinya langsung memberhentikan.

"Kalau di Dishub itu ada kasus parkir dan selama ini uang parkir itu tidak disetor ke Bank NTT. Sudah berkali-kali kita sampaikan agar disetor ke Bank NTT,tetapi ternyata tidak diindahkan," katanya.

Terkait adanya indikasi korupsi dana perparkiran, ia mengatakan, soal indikasi memang belum ditemukan ,namun selama ini tidak ada yang mau menyetor uang ke Bank NTT.

"Mereka tidak ada niat menyetor uang itu ke Bank NTT,padahal saya sudah sampaikan bahwa uang parkir itu jangan ada yang setor tunai, tapi menyetor ke Bank NTT. Ini tidak dilakukan sehingga kita terus telusuri," ujarnya.

Dikatakan, jika ada indikasi maka akan diproses hukum dan saat ini pihaknya memantau dan mengkaji soal kasus itu.

"Tapi intinya bahwa saya akan habis semua yang ada di dinas itu," ujarnya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved