Berita Kabupaten Sumba Timur Terkini

Ini Kekuatiran Bawaslu Sumba Timur ! Soal Masa Kerja Komisioner KPU Berakhir 31 Januari

lagi sekitar 94 hari akan ada perhelatan Pileg dan Pilpres pada tanggal 17 April 2019, sehingga pihaknya melakukan pengawasan dengan melakukan pengua

Ini Kekuatiran Bawaslu Sumba Timur ! Soal Masa Kerja Komisioner KPU  Berakhir 31 Januari
Pos Kupang.com/Robert Ropo
Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Anwar Engga saat memberikan keterangan. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur kuatir terhadap masa kerja para Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Timur yang berakhir pada tanggal 31 Januari 2019, padahal tinggal 94 hari lagi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) akan dilakukan pada bulan April 2019 mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Anwar Engga menyampaikan itu ketika ditemui POS-KUPANG. COM di ruang kerjanya, Kamis (17/1/2019).

Anwar mengatakan lagi sekitar 94 hari akan ada perhelatan Pileg dan Pilpres pada tanggal 17 April 2019, sehingga pihaknya melakukan pengawasan dengan melakukan penguatan ke jaringan bawah untuk menguatkan aktifitas pengawasan termasuk semua kegiatan yang berhubungan dengan kampanye politik, termasuk juga dengan pengawasan logistik Pileg dan Pilpres yang ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sumba Timur.

Namun Yang menjadi kekawatiaran pihak Bawaslu Sumba Timur, kata Anwar terhadap atas masa kerja para Komisioner KPU Sumba Timur akan berakhir pada tanggal 31 Januari 2019, sementara perekrutan baru juga belum berjalan.

Gempa Bumi Berkekuatan 4,2 SR Kembali Goyang Sumba Barat, NTT

Andy Robertson ! Bek Kiri Liverpool Resmi Perpanjang Kontrak Bersama The Reds

"Ini yang menjadi kekawatiaran kami terhadap atas masa kerja para Komisioner KPU Sumba Timur akan berakhir pada tanggal 31 Januari 2019, sementara perekrutan baru juga belum berjalan,"ujar Anwar.

Anwar mengatakan Bawaslu sangat mengharapkan agar KPU bersama jajaran ke atasnya memberikan prioritas sehingga tidak ada hambatan dalam proses selanjutnya dalam menghadapi Pileg dan Pilres yang tinggal 94 hari lagi itu.

"kerena sedikit lagi kita akan berhadapan dengan percetakan surat suara dan lain sebagainya sehingga harus ada anggota KPU yang bisa menghandel tidak mungkin semuanya bisa dilakukan oleh sekertariat KPU, jika berlama-lama maka akan ada hambatan,"kata Anwar. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved