Berita NTT Terkini

Tarif Pengiriman Barang Naik JNE Siap Imbangi dengan Pelayanan yang Baik

Tarif pengiriman barang via JNE akan naik 10 hingga 80 persen. Berlaku mulai Februari 2019.

Tarif Pengiriman Barang Naik JNE Siap Imbangi dengan Pelayanan yang Baik
Pos Kupang.com/Laus Markus Goti
Tarif Pengiriman Barang Naik JNE Siap Imbangi dengan Pelayanan yang Baik 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tarif pengiriman barang via JNE akan naik 10 hingga 80 persen. Berlaku mulai Februari 2019.

Untuk mengimbangi kenaikan tarif tersebut JNE akan memberikan pelayan yang lebih baik kepada pelanggan.

Hal tersebut dijelaskan oleh oleh Emy Khilafat, Branch Manager JNE Cabang Kupang, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (16/1/2019) di kantor JNE Operasional JNE cabang Kupang.

Pelayanan yang baik, kata Emy, mencakup ketetapan waktu dan bisa menjangkau sampai di daerah-daerah.

Emy mengatakan, tarif pengiriman barang dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia sudah naik, sejak Selasa (15/1/2019).

Untuk skala nasional, tarif pengiriman barang dari daerah ke seluruh Indonesia akan diberlakukan Februari mendatang.

Empat Ruang Gedung SDN Terbakar Pemdes Hanggaroru Akan Bangun Mes Baru

BREAKING NEWS : Serangan DBD ! Warga Ende Meninggal Dunia

Tarif pengiriman barang di radius wilayah NTT sendiri, kata Emy, saat masih normal, tidak ada kenaikan. Tetapi ke depan, besar kemungkinan akan naik.

"Sudah tiga tahun belakangan ini, sejak 2015, JNE belum pernah menaikkan tarif. Jadi cukup lama," ungkapnya.

Alasan utama mengapa JNE menaikkan tarif pengiriman barang, yaitu naiknya harga kargo pesawat yang sangat signifikan, di kisaran 60 hingga 70 persen, sejak Januari 2019.

Ditanya soal dampak dari kenaikan tarif pengiriman tersebut, Emy mengatakan sejauh ini sudah lumayan banyak masyarakat yang datang bertanya.

"Dampaknya, sudah banyak masyarakat yang datang ke sini dan bertanya soal itu. Mungkin akan lebih terasa dampaknya, beberapa hari ke depan," ungkap Emy.

Di Kupang sendiri, kata Emy, banyak pelaku online shop atau customer yang mengorder barang dari wilayah Jabodetabek. Jumlahnya mencapai 60 persen.

"Nah yang datang bertanya itu, pelaku online shop dan customer. Yah kita tau saat ini perkembangan online shop begitu siginifikan," ungkapnya. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved