Berita Kabupaten TTS Terkini

Diduga Terbelit Kasus Pidana ! Polisi Tahan Kades Sono

Elkana yang sudah menyandang status sebagai tersangka akan ditahan selama 20 kedepan guna kepentingan penyidikan

Diduga Terbelit Kasus Pidana ! Polisi Tahan Kades Sono
Pos Kupang.com/Dion Kota
Nampak Kades Sono, Elkana Botti sedang berada di dalam sel tahanan Polres TTS 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam di ruang Satgas Tipikor Polres TTS pada Rabu ( 16/1/2018), Kepala Desa Sono, Elkana Botti Resmi ditahan di sel tahanan Polres TTS terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Bendera Sono.

Elkana yang sudah menyandang status sebagai tersangka akan ditahan selama 20 kedepan guna kepentingan penyidikan.

‎Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK yang dikonfirmasi pos kupang melalui Kasat Reskrim Polres TTS IPTU Jamari,SH.MH diruang kerjanya mengatakan, penahanan terhadap tersangka Elkana Boti bertujuan untuk menghindari upaya tersangka untuk melarikan diri,

menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan. Selain itu, penahanan tersangka dilakukan untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan pemalsuan tandatangan bendahara desa sono terkait pencairan dana.‎‎

Kajari Manggarai Barat ! Hati-Hati Menggunakan Dana Penanganan DBD Rp 1,9 Miliar

" Usai jalani pemeriksaan, tersangka langsung kita tahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Penahanan terhadap tersangka ini juga untuk menghindari upaya melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan. Kita berharap dalam waktu dekat berkas kasus dugaan pemalsuan tandatangan ini bisa segera rampung sehingga bisa kita limpahkan kepada jaksa penuntut umum," ungkap Jamari.

Sementara itu, penasihat hukum tersangka, Rian Van Frieds Kapitan,SH.MH mengatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namum sebagai penasihat hukum pihaknya akan melakukan upaya hukum setelah melakukan pertemuan dengan tim penasihat hukum lainnya.‎

"Kita pada dasarnya menghormati proses hukum. Sebagai penasihat hukum kita akan lakukan upaya hukum setelah tim melakukan pertemuan,"jelas Van Frieds.

Diberitakan pos kupang sebelumnya, Penyidik Polres TTS tengah melakukan koordinasi dengan Bank NTT Cabang SoE guna melakukan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan tandatangan dalam pencarian dana desa Sono tahap II. Hal ini dilakukan guna mendapatkan keterangan dari pegawai bank NTT Cabang Oe'ekam terkait pencairan dana desa tahap II tersebut. (*)


Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved