Berita Manggarai Barat Terkini

Badan Otorita Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Terbentuk! Matim dan Nagekeo Tidak Termasuk

cakupan wilayahnya, yaitu kawasan pengembangan pariwisata nasional Komodo dan sekitarnya, kawasan pengembangan pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya,

Badan Otorita Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Terbentuk! Matim dan Nagekeo Tidak Termasuk
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Kepala Disparbud Mabar Agustinus Rinus. 

 Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dan Kabupaten Nagekeo di Flores NTT, tidak masuk dalam cakupan badan otorita pengelola kawasan pariwisata Labuan Bajo, Flores.

Badan otorita tersebut ditetapkan melalui Peraturan Presiden Repblik Indonesia nomor 32 tahun 2018, tanggal 5 April 2018.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Rinus, kepada wartawan Hari Kamis (17/1/2019), merincikan beberapa kawasan yang masuk dalam cakupan wilayah badan itu.

Dia menyampaikan bahwa cakupan wilayahnya, yaitu kawasan pengembangan pariwisata nasional Komodo dan sekitarnya, kawasan pengembangan pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya,

kawasan pengembangan pariwisata nasional Ruteng dan sekitarnya, kawasan pengembangan pariwisata Bajawa dan sekitarnya,

kawasan pengembangan pariwisata Ende Kelimutu dan sekitarnya, kawasan pengembangam pariwisata nasional Maumere Sikka dan sekitarnya serta kawasan pengembangan pariwisata nasional Larantuka dan sekitarnya.

‘Tiduri’ Pacar,  Rivaldi  Ditahan  Polisi

"Termasuk di dalamnya kawasan seluas 400 hektar yang merupakan kawasan hutan bowo sie di Mabar. Manggarai Timur dan Nagekeo tidak termasuk," kata Aguatinus.
Pihaknya kata dia, belum mendapat informasi kapan badan otorita pengelola kawasan pariwisata Labuan Bajo, Flores mulai aktif bekerja.

Namun dia memastikan bahwa kantornya akan berada di Labuan Bajo
Untuk diketahui, Herybertus Geradus Laju Nabit, mantan calon bupati Manggarai, Selasa (15/1/2019) dilantik menjadi Direktur Destinasi Pariwisata, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo, Flores.

Dia dilantik bersama empat direktur lainnya, termasuk direktur utama yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman Gd Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jl Medan Merdeka Barat nomor 17 Jakarta Pusat.
Empat terlantik lainnya, yakni direktur utama Shana Fatina; direktur Keuangan,

Umum, dan Komunikasi Publik I Nyoman Wija; direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Jarot Trisunu serta Direktur Pemasaran Pariwisata Sutanto Werry.

Warga Labuan Bajo berharap agar para direktur khususnya direktur utama badan tersebut bukan merupakan titipan dari para pengusaha-pengusaha besar yang mencari keuntungan atas nama badan pelaksana otorita.

"Semoga bukan titipan dari kelompok elit atau pengusaha kelas kakap. Tentu kita berharap badan pelaksana otorita ini murni untuk kesejahteraan masyarakat lewat potensi pariwisata, bukan kepentingan pihak tertentu," kata Jhohanes Kasi.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved