Berita Kabupaten Sumba Barat

Wabub Sumbar, Positip Menerima Penilaian Waikabubak Sebagai Kota Terkotor Di Indonesia

Pihaknya berkomitmen melakukan perubahan jauh lebih baik bahkan kalau dapat menjadi kota kecil terbersih di indonesia pada tahun 2019 ini.

Wabub Sumbar, Positip Menerima Penilaian Waikabubak Sebagai Kota Terkotor Di Indonesia
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wabub Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P 

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P mengatakan, secara kelembagaan, pemerintahan Kabupaten Sumba Barat, menerima secara positip penilaian Kementerian Lingkungan Hidup atas kota kecil Waikabubak, Sumba Barat sebagai kota terkotor di indonesia.

Dengan jiwa besar menerima penilaian itu sebagai hadiah tahun 2019 dan menjadikan sebagai momentum evaluasi dan pembenahan menyeluruh dan konkrit disemua hal.

Pihaknya berkomitmen melakukan perubahan jauh lebih baik bahkan kalau dapat menjadi kota kecil terbersih di indonesia pada tahun 2019 ini.

Demikian penjelasan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P atas hasil penilaian kementerian Lingkungan Hidup yang menempatkan Kota kecil Waikabubak sebagai kot terkotor di indonesia melalui telepon selulernya, Selasa (15/1/2019).

Menurut Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, S.P, untuk mencapai hal itu pihaknya mengajak seluruh masyarakat Sumba Barat melakukan satu gerakan yakni gerakan sadar sampah dan sadar bersih karena kota Waikabubak merupakan kota milik bersama dan tanggungjawab bersama menjaga serta memelihara kebersihannya agar tidak lagi mendapat predikat kota kecil

Ramalan Zodiak Selasa 15 Januari 2019, Capricorn Uji Kesabaran, Scorpio Bersemangat

Menghilang Tanpa Jejak, Kades Mela Diberhentikan dari Jabatannya

terkotor di indoensia tetapi menjadi kota yang bersih, aman dan tentram.

Baginya kekuatan kota Waikabubak adalah dari sektor pariwisata dimana hotel Nihi Watu sebagai salah satu hotel terbaik di dunia berada di Sumba Barat dan Pulau Sumba dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia. Namun permasalahan utama adalah persoalan sampah.

Oleh karena itu, agar kita tidak kehilangan kekuatan maka orang Sumba Barat harus berkomitmen bergerak bersama bebas sampah, kota yang tertib dan indah.

Baginya atas penilaian itu, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat daerah ini berkomitmen menjaga kota Waikabubak terbebas dari sampah, kota yang tertib dan indah. Hanya dengan kebersamaan dan komitmen bersama maka impian tersebut pasti terwujud.

Perut Membuncit, Dokter Temukan Janin dalam Perut Bayi. Ini Penyebabnya

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedy Suyatno, menambahkan, sejatinya upaya menjaga kebersihan dalam kota waikabubak dan sekitarnya gencar dilakukan selama ini. Berbagai kontainer sampah yang rusak, telah diperbaiki dan ditempatkan dititik-titik strategis pembuangan sampah, melakukan sosialisasi kepada warga agar membuang sampah pada tempatnya, melakukan gerakan pembersihan sampah di pesisir pantai Selatan Sumba Barat dan berbagai kegiatan lainnya.

Pemerintah daerah juga telah membangun tempat pembuangan akhir sampah (TPA) di Wone bagi pengolahan limbah dan bahan beracun berbahaya. Pekerjaan pembangunan TPA Wone sudah selesai pada tahun 2018 dan kini menunggu serah terima pemanfaatannya dari pemerintah pusat.

6 Tahun Berjuang Melawan Stroke, Robby Tumewu Meninggal, Jenazahnya Tidak Dikubur

Ia menambahkan, hingga saat ini, Sumba Barat belum mengajukan diri untuk dinilai sebagai salah satu daerah yang memperebutkan kota adipura. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved