Berita Kota Kupang

Kasus Cabul Siswa SMP di Kupang, Polisi Segera Periksa Dua Saksi

polisi sudah menjadwalkan pemeriksaan saksi, rencananya kita periksa dua saksi yang ada di tempat kejadian pada saat itu

Kasus Cabul Siswa SMP di Kupang, Polisi Segera Periksa Dua Saksi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooy Nafi 

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pihak Kepolisian Resort Kupang Kota serius menangani laporan dugaan pencabulan yang dilakukan DR, oknum remaja SMK kepada FDAT, siswa kelas II sebuah SMP Negeri di Kota Kupang, ibukota Provinsi NTT.

Kepada POS-KUPANG.COM di Mapolres Kupang Kota pada Rabu (16/1/2019) pagi, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi SH mengatakan bahwa polisi telah melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan dari korban pelapor. Selain itu, polisi juga telah menjadwalkan pemeriksaan saksi atas kasus asusila yang memalukan itu.

“Kemarin sudah BAP korban, dan polisi sudah menjadwalkan pemeriksaan saksi, rencananya kita periksa dua saksi yang ada di tempat kejadian pada saat itu,” ujar Iptu Bobby.

Ini Lho ! Lokasi Wisata Kuliner Oepoi di Kota Kupang

Jenasah Tak Dikenal di Kisol Matim Akhirnya Diketahui Identitasnya

Dianjurkan Pilihlah Makanan yang Sesuai dengan Golongan Darah. Benarkah Akan Miliki Badan Ideal?

Mantan Kasat Reskrim Polres Sikka itu melanjutkan, jika dari hasil pemeriksaan terhadap saksi memenuhi unsur unsur (menjadikan tersangka), maka akan dilaksanakan tindakan lanjutan.

Korban FDAT (tengah) didampingi ibu dan pengacara dari LBH Surya usai membuat laporan polisi di SPKT Polres Kupang Kota pada Selasa (15/1/2019).
Korban FDAT (tengah) didampingi ibu dan pengacara dari LBH Surya usai membuat laporan polisi di SPKT Polres Kupang Kota pada Selasa (15/1/2019). (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

“Kalau cukup memenuhi unsur (keterangan saksi), maka akan dijemput yang diduga pelaku,” bebernya.

Kasus dugaan percabulan ini terbongkar usai korban merasa sakit pada daerah kemaluannya dan menceritakan kepada ibunya. Korban bersama ibunya kemudian didampingi kuasa hukum dari LBH Surya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Kupang Kota pada Selasa (15/1/2019) siang.

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Hery Batileo SH kepada POS-KUPANG.COM menjelaskan, kronologis peristiwa ini bermula dari niat FDAT untuk menginap di rumah sahabatnya yang beralamat di Jalan Nangka pada Senin (7/1/2019). FDAT yang sudah sering menginap di tempat itu seperti biasanya bersama dengan sahabatnya nongkrong teras salah satu rumah tetangga bersama sama dengan beberapa remaja di tempat itu.

Sekira pukul 23.00 Wita, para remaja yang merupakan siswa sekolah menengah atas itu mulai minum minuman keras.

Ketika malam makin larut, FDAT memutuskan untuk pindah dari tempat itu ke teras rumah. Tidak berselang lama setelah ia pindah, datanglah pelaku DR menyusulnya di situ. Saat itu siswa SMK negeri itu telah dalam keadaan mabuk.

Tanpa ba-bi-bu, DR kemudian melancarkan serangan dengan memeluk, meremas dan mencabuli FDAT yang saat itu duduk di teras.

Sebentar Lagi BTP Ahok Ahok Bebas dari Penjara, Begini Aktifitas Veronica Tan Eks Istri Ahok

Ratusan Ribu Butir Narkoba Golongan IV Ditemukan Polisi di Apartemen Puri Park View

“Remaja pelaku itu langsung peluk dan memasukkan tangannya dan menusuk kemaluan korban. Untung korban kemudian menendangnya sehingga tidak berlanjut pada hal yang lebih parah,” ujar Hery.

Usai kejadian itu korban pun mengalami sakit pada kemaluannya.

Ia bersama ibunya dan didampingi kuasa hukumnya kemudian mendatangi SPKT Polres Kupang Kota pada Selasa (15/1/2019) sekira pukul 12.00 Wita untuk membuat laporan polisi.

Dalam laporan polisi bernomor LP / B/058/I/2019 itu, mereka melaporkan DR, siswa SMKN 5 Kupang dengan tuduhan percabulan anak di bawah umur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved