Berita Internasional

Seorang Wali Kota di Polandia Tewas Ditusuk Setelah Menjalani Perawatan

Otoritas kesehatan Polandia mengumumkan wali kota yang ditusuk saat menghadiri acara amal tewas setelah menjalani perawatan.

Seorang Wali Kota di Polandia Tewas Ditusuk Setelah Menjalani Perawatan
Handout/EPA via The Guardian
Wali Kota Gdansk Pawel Adamowicz 

Seperti diberitakan Kompas.com, Menteri Kesehatan Polandia Lukasz Szumowski berkata, Pawel Adamowicz menjalani operasi lebih dari lima jam karena menderita luka tusuk di bagian perut.

"Kami tidak menang," kata Szumowski dilansir The Guardian Selasa (14/1/2019) yang menambahkan, dia mendapat informasi tersebut dari dokter yang merawatnya.

Terduga pelaku dilaporkan merupakan pemuda 27 tahun bernama Stefan W yang mempunyai sejumlah catatan kriminal, dan baru dibebaskan pada Desember lalu.

Seusai serangan, Stefan berteriak menyalahkan mantan partai Adamowicz, Civic Platform, karena memenjarakannya pada 2014 untuk serangkaian aksi kekerasan.

Wali kota yang menjabat sejak 1998 itu dikenal sebagai figur yang dibenci kalangan kanan karena membela migran hingga LGBT.

Namun, The Guardian memberitakan tidak ada bukti bahwa serangan yang dilakukan Stefan berlandaskan motif migran maupun LGBT.

Sebagian warga Polandia mengaitkan serangan itu terhadap peningkatan ketegangan sosial serta ujaran kebencian di tempat umum.

Istri Adamowicz, Magdalena, dilaporkan tengah berada di Inggris ketika suaminya ditikam. Pemerintah Polandia mengirim pesawat untuk menjemputnya.

Setelah meninggalkan Civic Platform, Adamowicz kembali terpilih untuk keenam kalinya meski menjadi kandidat independen.

Sebelum diserang, dia mengunggah sebuah gambar di Instagram-nya yang memperlihatkan panggung mengarah pada penonton yang memegang lampu putih.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Wali Kota Polandia yang Ditikam di Acara Amal Tewas Usai Dirawat

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved