Berita Ekonomi Bisnis

Ini Permintaan Menkeu Untuk Pelaku Usaha Online

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta e commerce jangan khawatir dengan aturan pajak e commerce yang baru diterbitkan

Ini Permintaan Menkeu Untuk Pelaku Usaha Online
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Menteri Keuangan, Sri Mulyani 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Para pelaku usaha toko online atau e-commerce tak khawatir terhadap aturan pajak e-commerce yang diterbitkan baru-baru ini.

"Kami juga buat peraturan agar e-commerce punya comparative advantage di Indonesia. Isu perpajakan e-commerce jadi isu yang dibahas internasional," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam seminar nasional 'Kesiapan Tenaga Kerja Indonesia' di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sri Mulyani menjelaskan, aturan perpajakan sudah ada sejak lama. Namun, aturan baru ini diperlukan untuk mengatur kembali tata pelaksanaannya.
Ani mengatakan, langkah tersebut diambil pemerintah guna menjaga iklim investasi di tanah air.

Kronologi Gadis Belia Asal Alor Tewas Di Tangan Sang Pacar Setelah Dipukul Dan Dilempar Pakai HP

Dapat Kirimin Link Berita Ini, Wakapolda NTT Langsung Hubungi Kapolres dan Kapolsek di Kupang

"Kami tidak melakukan perpajakan baru, yang mungkin sekarang ini sedang diributkan. Tapi yang kita atur adalah tata laksananya," ucap Ani.

"Ini sensitif di Indonesia. Orang kalau dengan pajak kepalanya langsung korslet, padahal kita selalu hati-hati. Saya menjaga iklim investasi," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah menerbitkan aturan perpajakan untuk pelaku e-commerce melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan Atas Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik pada 31 Desember 2018. Peraturan Menteri ini akan efektif diterapkan mulai 1 April 2019.

Regulasi baru ini mewajibkan penyedia platform untuk memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform kepada pedagang dan penyedia jasa; memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penjualan barang dagangan milik penyedia platform marketplace sendiri; dan melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sri Mulyani Minta Pengusaha Tak Takut soal Pajak e-Commerce

Editor: Hermina Pello
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved