Berita Kabupaten Kupang Terkini

Bambang Permana Pastikan RPH Noelbaki Siap Beroperasi

ntuk potong kepentingan lokal tidak musti tunggu lama seperti ini. Lama karena perlu peralatan pendingin apalagi punya listrik sendiri. Kalau pendingi

Bambang Permana Pastikan RPH Noelbaki Siap Beroperasi
 Pos Kupang.com/Edi Hayong
Kawasan RPH Noelbaki yang dibiarkan merana, Kamis (10/1/2019)   

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Ir. Bambang Permana mengklarifikasi keberadaan rumah potong hewan (RPH) Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah.

RPH itu merana tetapi tengah dilengkapi fasilitas penunjang dan dipastikan Februari 2019 sudah bisa beroperasi. Pasalnya, RPH ini akan difungsikan sebagai tempat pemotongan daging untuk antarpulaukan ke DKI Jakarta.

Bambang Permana kepada POS KUPANG.COM, Selasa (15/1/2019) menegaskan, kehadiran RPH Noelbaki ini bukan merana sampai 18 tahun. RPH itu memang terkesan tidak dirawat tetapi sesungguhnya ada penjaga yang merawat sebelum dioperasionalkan pada Februari 2019.

Proses pelelangan untuk pihak ketiga yang mengoperasionalkan kegiatan sudah ada, dan selama ini belum jalan karena ada peralatan yang perlu dilengkapi peralatan pendingin. Dalam waktu dekat sudah ada sehingga siap dipasang sehingga bisa dioperasionalkan.

Menurutnya, RPH ini akan digunakan untuk pemotongan daging antarpulau terutama ke DKI Jakarta. Pasalnya, sudah ada MoU antara Pemkab Kupang dan DKI sehingga harus difungsikan.

Untuk itu agak molor dioperasionalkan bukan karena dibiarkan merana begitu saja. Apalagi tim KPK sudah meninjau lokasi dan merekomendasikan untuk segera difungsikan.

"Kalau untuk potong kepentingan lokal tidak musti tunggu lama seperti ini. Lama karena perlu peralatan pendingin apalagi punya listrik sendiri. Kalau pendinginnya kurang daging bisa busuk dan tidak bisa dikirim ke DKI. Jadi sekali lagi RPH itu bukan merana," tegasnya.

Dikatakannya, sebelum dirinya bertugas di dinas ini memang sesuai informasi yang diperolehnya pernah digunakan pihak Aldia tetapi karena pagar keliling belum ada maka Aldia pindah. Setelah itu diusulkan ke kementrian sejumlah dana untuk pagar keliling dan kini sudah nyaman.

Sebelumnya warga sekitar RPH menyatakan bahwa sekitar 18 tahun Rumah Potong Hewan (RPH) Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dibiarkan merana. RPH ini menjadi tempat berkeliaran hewan seperti kambing dan ayam.

Disaksikan POS KUPANG.COM,  Kamis (10/1/2019) sekitar Pukul 09.10 Wita, RPH yang dibangun tembok keliling ini, pintu gerbangnya ditutup rapat. Ada beberapa bangunan yang ada di kawasan ini baik bangunan untuk tempat pemotongan hewan juga beberapa unit mes. Tampak puluhan kambing berkeliaran di dalam area RPH juga beberapa ekor ayam.

Kasus Dugaan Korupsi di Desa Tobotanin ! Inspektorat Bisa Dinilai Menghambat Proses Hukum

Kasus Korupsi Walikota Cup Kupang, Polisi Tinggal Tunggu Hasil Audit BPKP

Warga yang ada di sekitar lokasi RPH menuturkan, RPH ini dibangun pada masa mantan Bupati Kupang, Paul Lawa Rihi. Aktifitas di lokasi ini terakhir diperkirakan tahun 2001 dan setelah itu hingga kini tidak ada lagi kegiatan pemotongan hewan.

"Sudah mau 18 tahun ini RPH dibiarkan merana. Dulu ada pengusaha yang mau kontrak tapi mungkin karena ada persoalan sehingga tidak jadi. Kasihan bangunan dibiarkan begitu saja. Memang ada rehab juga tapi untuk apa, hanya mau buang anggaran saja. Inj bangunan milik Pemkab Kupang,' ujar salah satu warga yang tidak mau namanya dipublikasikan. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved