Berita Kabupaten TTU Terkini

Satgas Yonif Mekanis Terima 3 Senjata Api dan Satu Granat Tangan

Anggota TNI dari Satgas Pamtas Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN terus m pengumpulan barang-barang ilegal seperti senjata api dan granat.

Satgas Yonif Mekanis Terima 3 Senjata Api dan Satu Granat Tangan
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
/Salah seorang warga menyerahkan granat tangan aktif kepada Wadan Satgas Mayor Inf. Topan Novianto di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN di Desa Eban, Kamis (10/1/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Anggota TNI dari Satgas Pamtas Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN terus m pengumpulan barang-barang ilegal seperti senjata api dan granat.

Pada hari ini, Sabtu (12/1/219), anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GM telah mengumpulkan tiga pucuk senjata api jenis Springfield dan granat tangan aktif.

Pengumpulan tiga pucuk senjata api dan granat tangan aktif dapat dilakukan berkat kegiatan anjang sana yang dilakukan oleh anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN.

"Kami selalu berupaya menjalankan perintah dansatgas sebaik mungkin dengan melihat kondisi dan wilayah binaan masing-masing. Teritorial kuncinya," kata Wadan Satgas Mayor Inf. Topan Novianto kepada Pos Kupang, Sabtu (12/1/2018).

BREAKINGNEWS: Mabuk Miras, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas Usai Tabrakan Maut

Topan menambahkan, dengan dasar ilmu pengetahuan yang telah dibekali pada ada saat pelatihan pratugas yang diikuti di home base sehingga para anggota dapat menerapkannya di wilayah tugasnya masing-masing.

Topan menjelaskan, karena terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai adanya bahaya menyimpan senjata api, maka masyarakat mulai sadar untuk memberikan senjata api kepada para petugas.

"Bukan tanpa halangan dan bukan adanya niatan personel dalam kegiatan melaksanakan teritorial sehingga masyarakat menyerahkan senjata api. Dari Pos Nino ada 1 pucuk, Pos Olbinose 1 pucuk, Ton Komuniasi 1 pucuk, serta ada warga yang menyerahkan 1 buah granat kepada Wadansatgas," ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas Mayor Inf Hendra Saputra S.Sos.M.M.M.I.Pol mengatakan, apa yang diperoleh tersebut atas dasar kesukarelaan dan kesadaran dari masyarakat yang ada dari daerah perbatasan.

Hendra menegaskan, pihaknya tidak pernah memaksakan agar masyarakat menyerahkan senjata api tersebut, namun mengarahkan dan memberikan pemahaman terutama mengenai hukum atau hal yang lain yang belum dimengerti oleh masyarakat.

"Saya bersama prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat juga mohon doa dan dukungan. Kita bangga atas tugas kehormatan yang telah dipercayakan kepada kita," imbuhnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved