Berita Kabupaten TTU

Dinas Kesehatan TTU Tangani 85 Kasus Malaria Selama Tahun 2018

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) menangani sekitar 85 kasus malaria selama tahun 2018. Jumlah kasus malaria sebanyak itu

Dinas Kesehatan TTU Tangani 85 Kasus Malaria Selama Tahun 2018
POS-KUPANG.COM/TOMMYMBENU NULANGI/
Kepala Dinas Kesehatan TTU dr. Zakarias Fernandes saat sedang memberikan sambutan pada acara survei akreditasi di Aula RSUD Kefamenanu, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) menangani sekitar 85 kasus malaria selama tahun 2018. Jumlah kasus malaria sebanyak itu tersebar di 26 puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten TTU.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinkes Kabupaten TTU dr. Zakarias Fernandes kepada Pos Kupang, Minggu (13/1/2019).

Zakarias mengatakan, jumlah kasus malaria sebanyak itu terjadi disetipa bulan dengan jumlah kasusnya berfariatif.

Pada bulan Januari, jelas Zakarias, sebanyak 8 kasus, bulan Februari sebanyak 5 kasus, bulan Maret sebanyak 4 kasus, bulan April sebanyak 6 kasus dan pada bulan Mei sebanyak 8 kasus.

 Kadistan NTT Yohanes Tay Ruba Bilang Pasarkan Produk Marungga Secara Massal

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Tegaskan Tidak Ada Lobi Jabatan! Ini Penjelasannya

Sementara itupada bulan Juni sebanyak 17 kasus, pada bulan Agustus sebanyak 11 kasus, bulan September sebanyak 5 kasus, bulan Oktober sebanyak 5 kasus, bulan November sebanyak 5 dan bulan Desember sebanyak 2 kasus.

Zakarias mengatakan, data mengenai jumlah kasus malaria tersebut merupakan penderita malaria yang sempat dirawat di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit maupun puskesmas.

"Kalau dilihat, dari jumlah yang dirawat, tidak ada yang meninggal dunia, ada satu di Kelurahan Kefa Tengah yang meninggal dunia, tapi itu karena ada komplikasi dengan penyakit lain tidak murni karena malaria," ujarnya.

Zakarias mengungkapkan, perkembangbiakan nyamuk penyebar malaria sangat cepat pada saat musim penghujan seperti ini, sehingga masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan masing-masing dengan tidak membiarkan air tergenang dalam wadah yang tidak ditutup dalam waktu lama.

"Kami mengimbau agar pada malam hari saat tidur gunakan kelambu dan kalau ada anggota keluarga yang mulai ada gejala penyakit malaria hendaknya langsung dibawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," ungkapnya.

Pada tahun 2019, kata Zakarias, pihaknya menargetkan Kabupaten TTU akan bebas dari penyakit malaria. Untuk mencapai target itu, pihaknya akan meningkatkan fasilitas kesehatan di seluruh puskesmas.

Selain itu, tambah Direktur RSUD Kefamenanu, Dinkes TTU juga akan meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap petugas kesehatan terkait penyakit malaria itu sendiri.

"Sehingga kita optimis, pada tahun 2019, Kabupaten TTU pasti akan terbebas dari penyakit malaria," kata Zakarias. (*

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved