Berita Kabupaten Ende

Bupati Ende Marsel Petu! Waktunya Habis Merangkul Musuh Jadi Kawan

Bupati Ende, Ir Marsel Petu mengatakan bahwa waktunya sudah habis untuk merangkul musuh jadi kawan maupun lawan menjadi kawan. Waktu untuk merangkul

Bupati Ende Marsel Petu! Waktunya Habis Merangkul Musuh Jadi Kawan
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
HADIAH/Bupati Ende,Ir Marsel Petu menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba,Rabu (19/12/2018) 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Bupati Ende, Ir Marsel Petu mengatakan bahwa waktunya sudah habis untuk merangkul musuh jadi kawan maupun lawan menjadi kawan. Waktu untuk merangkul musuh jadi kawan maupun lawan menjadi kawan adalah periode 2014 lalu

dan kini tiba saatnya untuk terus bekerja dan bagi yang merasa menjadi musuh atau lawan silahkan terus menjadi lawan dan musuh namun baginya saat ini adalah untuk terus bekerja melayani masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Ir Marsel Petu, Sabtu (12/1/2019) di Aula Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende.

Bupati Marsel mengatakan, pada periode sebelum dirinya sudah memberikan kesempatan bagi lawan untuk menjadi kawan begitupun musuh untuk dirangkul menjadi kawan namun demikian ada beberapa oknum pwgawai atau ASN di Lingkup Pemkab Ende tetap merasa menjadi musuh dan lawan politik.

Padahal sebagai Bupati Ende ujar Marsel Petu dirinya selalu memberikan pintu maaf dan rekonsiliasi kepada siapa saja yang merasa menjadi musuh dan lawan politik.

“Waktu untuk merangkul sudah selesai dan kini tiba saatnya untuk melangkah maju melayani masyarakat,”ujarnya.

Jalan El Tari Ende Ditutup! Polres Ende Sosialisasikan Car Free Day

Serangan DBD Meluas di Manggarai Barat! Kini Menyebar ke Empat Kecamatan

Bagi yang merasa diri menjadi musuh silahkan saja terus melakukan manuver dan agar kembali dirangkul maka yang bersangkutan diharapkan mampu menunjukan prestasi dengan bekerja dalam melayani masyarakat.

Secara fisik ujar Bupati Marsel dia mungkin tidak mendengar atau melihat langsung sikap maupun tutur kata mereka yang tidak senang dengan keberadaan Bupati dan Wakil Bupati Ende saat ini namun demikian bukan berarti bahwa mereka tidak tahu karena cepat atau lambat merekapun akan tahun.

“Iya kami memiliki mata-mata dan mata-mata kami ada dimana-mana. Karena yang menjadi mata-mata kami adalah rakyat,”ujarnya.

Kepada pegawai di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende maupun dinas dan bagian lain di lingkup Pemkab Ende agar bekerja secara profesional serta tidak diperkenankan u untuk meminta-minta sesuatu pada rekanan mengatasnamankan Bupati dan Wakil Bupati Ende.

“Mendingan kau (oknum pegawai-red) minta langsung sesuatu kepada bupati. Jangan nama bupati yang dijual untuk kepentingan pribadi,”ujarnya. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved