Berita Kabupaten Kupang Terkini

Mendukung Revolusi Hijau yang dicanangkan Pemprov NTT, Pemkab Kupang Canangkan Kegiatan Ini

Mendukung Revolusi Hijau yang dicanangkan Pemprov NTT, Pemkab Kupang Canangkan penanaman tanaman kelor dan lamtoro keramba.

Mendukung Revolusi Hijau yang dicanangkan Pemprov NTT, Pemkab Kupang Canangkan Kegiatan Ini
ISTIMEWA
Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo 

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang berencana mencanangkan penanaman tanaman kelor dan lamtoro keramba. Pencanangan di atas lahan seluas 10 hektar ini akan dipusatkan di Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo kepada wartawan, Kamis (10/1/2019) mengatakan, Pemkab Kupang sangat mendukung program Revolusi Hijau yang dicanangkan Pemerintah NTT terutama penanaman kelor.

Mendukung program ini maka dalam APBD sudah dialokasikan anggarannya untuk penanaman kelor termasuk menanam lamtoro keramba. Langkah yang dilakukan adalah pencanangan penanaman kelor dan lamtoro keramba terpusat di Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur.

Pererat Tali Persaudaraan, IKKB Saroha NTT Gelar Natal Oikumene

"Minggu depan kita canangkan tanam kelor dan lamtoro keramba di Desa Muke. Kita sudah siapkan anggarannya. Kita dukung karena Kabupaten Kupang ini merupakan daerah potensi di bidang peternakan sehingga program revolusi hijau wajib kami tindaklanjuti," katanya.

Mengawali Tahun 2019, BBPP Kupang Adakan Rapat Umum Seluruh Pegawai, Ini yang Dibahas

Dirinya menambahkan, pencanangan penanaman dilakukan di atas lahan seluas 10 hektar dengan total anakan 10 ribu yang akan ditanam para ASN dan warga setempat. Harapannya tentu tidak asal tanam tetapi wajib dipelihara, dijaga dan dirawat sampai panen.

Hal senada juga disampaikan Staf Ahli Bupati Kupang, Yakoba Ludjuwara. Menurutnya, program dari provinsi ini memang solusi buat warga dalam meningkatkan ekonomi keluarga.

Untuk itu penanaman kelor ini menjadi penting karena manfaatnya luar biasa. Selain ditanam tanaman kelor juga lamtoro keramba dan diselingi dengan tanaman kelapa.

"Tentu program ini dicanangkan provinsi sudah melalui kajian. Makanya kita di daerah wajib dukung. Nanti dibentuk kelompok tani untuk menjaga dan merawat tanaman kelor itu. Kalau selama ini yang kita tahu cuma konsumsi sehari-hari, kedepan tentu akan dibuatkan beraneka ragam produk yang bernilai tinggi," kata Yakoba. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved