Berita Kabupaten Sikka Terkini

Istri Sedang  Mencuci  Pakaian! Dipukul Suami hinnga Masuk  Baskom Cucian

YM keluar rumah. Namun KY mengejar dan menarik YM kembali ke dalam rumah lalu menganiaya lagi. YM akhirnya lari dari rumah menuju Sekretariat

Istri Sedang  Mencuci  Pakaian! Dipukul Suami hinnga Masuk  Baskom Cucian
POS-KUPANG.COM/EGINIUS  MO’A
YM  (gendong anak) melaporkan suaminya  ke  Mapolres  Sikka  di  Kota Maumere,  Pulau Flores,  Propinsi NTT, Rabu (9/1/2019).   

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---YM  (31),korban dugaan kekerasan dalam rumah  tangga  (KDRT)  membeberkan  perangai buruk  suami  YK (31).

Suatu waktu  di   bulan  Desember  2018,  YM  mencuci  pakaian di rumah  kontrakan mereka di  Jalan  Lamtoro,  Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur,  Kota  Maumere, Pulau  Flores,  Propinsi  Nusa Tenggara  Timur.

Berhadapan dengan pakaian  cucian  di  dalam   baskom,  YM  meminta YK  memberinya  uang arisan.  Bukan  uang yang didapatkan,  justru pukulan yang diterimanya.

“Saya  omong baik-baik, tolong kasih  uang  dulu mau  bayar  uang arisan. Saya  sedang  cuci, e..  dia    pukul  saya,  dan kepala saya  masuk dalam babak  cucian. Muka  saya  basah semua,” beber  YM   usai pemeriksaan di Mapolres  Sikka, Kamis    (10/1/2019)  siang.

Seorang anak perempuan   tetangga yang hendak  melerainya  tak  luput dari kemarahan  YK.  Ia  menendang ember  hingga mengenainya.

“Dia  pukul  saya  sudah  berulang kali. Saya   tidak  tahan lagi,maka  saya lapor dia  di  polisi,supaya dia dihukum,.Saya sudah  cerai,”   ujar YM.

Breaking News! Kawanan Pencuri Barang Elektronik Beraksi di Kota Maumere, Sikka-Pulau Flores

Mutasi Pejabat Pemkot Kupang Ditunda Lagi Minggu Depan ! Ini Alasannya

YM mengatakan, sejak 2  Desember  2018, YK  berangkat ke kampung di  Hubit,  Kecamatan  Kangae.  Bila  YK  datang ke rumah kontraknya, hanya memukulinya.

Kejadian  terakhir, kisah a YM  dialami Selasa  (8/1/2019) malam.  KY mengajaknya  ke kampung.

“Katanya  anak kami yang sulung sakit. Saya bilang ini sudah malam, besok pagi saja, sekalian bawa ke Puskesmas. Dia langsung pukul saya punya kepala dan terus-menerus tempeleng dua pipi saya,” kisah YM. 

Khawatir KY  bertindak  lebih kejam,  YM   keluar rumah.  Namun KY mengejar dan menarik  YM  kembali ke dalam rumah lalu menganiaya lagi. YM  akhirnya lari dari rumah menuju Sekretariat Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK) di Jalan Ahmad Yani.

YM   mengaku mengalami  penganiayaan  sejak anak  sulungnya  berusia lima bulan sekitar 11  tahun lalu, masih  tinggal bersama orang tua KY di Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae. Beberapa kali, YM  mengadu ke kantor desa,  ditempuh  jalan  damai dengan  pernyataan  oleh KY.

YM juga pernah mengadukan penganiayaan suaminya ke Polsek Kewapante.  Lagi-lagi  surat pernyataan dan mediasi damai  hanya sementara  waktu  bagi KY. *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved