Breaking News:

Berita Kota Kupang Terkini

Polemik Tender Parkiran Bisa Masuk Ranah Hukum Jika Rekomendasi Tidak Diindahkan

Kalau rekomendasi yang kita berikan itu tidak diindahkan maka bisa masuk ke ranah hukum

Penulis: Lamawuran | Editor: Ferry Ndoen
Polemik Tender Parkiran Bisa Masuk Ranah Hukum Jika Rekomendasi Tidak Diindahkan
foto dokumen
Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Merry Salouw

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Polemik tender parkiran di Kota Kupang akan dibawa ke ranah hukum sekiranya rekomendasi yang diberikan Komisi III DPRD Kota Kupang tidak diindahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

"Kalau rekomendasi yang kita berikan itu tidak diindahkan maka bisa masuk ke ranah hukum," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Merry Salouw sewaktu dihubungi, Selasa (8/1/2019).

Dia mengatakan, Pemkot Kupang dalam hal ini Dinas Perhubungan harus transparan dalam mekanisme yang telah diberlakukan.

"Beruntung kita masih mau kasih rekomendasi untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Karena itu, Merry berharap agar keputusan yang telah berlaku direvisi sesuai dengan persoalan-persoalan yang ada.

Mengenai isi rekomendasi, dia menekankan para pengelola parkiran yang selama ini telah bekerja dengan baik jangan diganti.

"Selain itu, pemenang tender harus berada di sekitar lahan parkir," ujarnya.

Ini, sambungnya, untuk menjaga jangan sampai timbul permusuhan, sekiranya pemenang tender adalah orang yang domisilinya jauh dari lahan parkir.

"Misalnya lahan parkir di Oepura, jangan sampai pemenang tendernya orang dari Koanino," jelasnya.

Selain itu, kata Merry, mereka meminta agar titik-titik parkiran harus dibenahi ulang.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Alex Jewarus, belum bisa memberikan keterangan mengenai persoalan ini. "No comment," katanya kepada wartawan, Senin (7/1). (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved