Berita Kabupaten Ngada

Tuntas Tahun 2019 ! Ini Janji Polisi soal Lima Kasus Tindak Pidana Korupsi di Ngada dan Nagekeo

Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro C Wibowo, S.I.K, mengatakan pihaknya tahun 2019 akan menuntaskan 5 Kasus Tindak Pidana Korupsi yakni Dana

Tuntas Tahun 2019 ! Ini Janji Polisi soal Lima Kasus Tindak Pidana Korupsi di Ngada dan Nagekeo
ISTIMEWA
Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Anggoro C Wibowo, S.I.K 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro C Wibowo, S.I.K, mengatakan pihaknya tahun 2019 akan menuntaskan 5 Kasus Tindak Pidana Korupsi yakni Dana Desa Ua, Desa Ngoranale di Kecamatan Bajawa, Dua Kasus PLTS dan satu kasus lanjutan Di Dinas Dukcapil Kabupaten Ngada.

Ia mengatakan penuntasan kasus Tipikor memang disesuaikan dengan ketersediaan dana dan pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Jaksa Pidana Khusus agar kasus yang sudah selesai dilakukan penyidikan dapat segera dilimpahkan setelah memenuhi permintaan Jaksa untuk diproses lebih lanjut.

"Terkait masalah Korupsi dana Desa diminta pula agar Kepala Desa serta pengelola dana Desa diharapkan mengikuti proses yang benar dan bertanggung jawab dalam mengelola dana desa," ujar Iptu Anggoro, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (9/1/2019).

Ia mengatakan penggunaan dana desa harus ikut apa yang telah disepakati dan resiko bila tidak ikuti aturan maka konsekuensi adalah berurusan dengan hukum.

Kasus Korupsi Dana Desa Ua Kembali Diperiksa Tipikor

Sementara Kanit Tindak Pidana Korupsi(Tipikor)pada Kepolisian Resor Ngada, Rusnadin, mengatakan pihaknya mulai melakukan pemeriksaan kasus penyalahgunaan dana Desa Ua, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo tahun 2015 - 2016.

Untuk 5.561 Penerima Bantuan! Dinsos Kota Kupang Minta Tambahan Bantuan Pangan Non-Tunai

Di Maumare-Sikka! Pria Kurang  Waras  Bawa  Lari  Pikap lalu Seruduk  Angkutan Pedesaan

Rusnadin menyebutkan ada dua desa di Wilayah hukum Polres Ngada yang saat ini sedang berjalan proses penyelidikan dugaan korupsi pemanfaatan dana desa yaitu Desa Ngoranale Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada dan Desa Ua, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Ia menjelaskan penggunaan Dana Desa tahun 2015-2016 Desa Ua dengan hasil audit Inspektorat Kabupaten Nagekeo nomor 771/IK/39/LHP/PKPT/2017 tanggal 17 Juli 2017 dengan kerugian negara sebesar Rp.629.468.114 pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi dan tahap terakhir mendengar keterangan saksi dari Inspektorat Kabupaten Nagekeo.

"Saya tepati janji saya bahwa Januari 2019 kita tuntaskan. Saya tidak main-main dengan kasus ini," ujar Rusnadin.

DPRD NTT Menolak Penghapusan Free Bagasi Lion AIr

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved