Berita Kabupaten Ende Terkini

 Natalia Desiyanti ! Bangga Bisa Bertemu Bapak Paus

Perayaan Natal 25 Desember 2018 menjadi kenangan tak terlupakan bagi Natalia Desiyanti – salah satu jurnalis RRI asal Kabupaten Ende – Propinsi NTT.

 Natalia Desiyanti ! Bangga Bisa Bertemu Bapak Paus
POS KUPANG/ISTIMEWA
Natalia Desiyanti Saat di Roma,Italia mencium tangan Paus Fransiskus. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com,Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--- Perayaan Natal 25 Desember 2018 menjadi kenangan tak terlupakan bagi Natalia Desiyanti – salah satu jurnalis RRI asal Kabupaten Ende – Propinsi NTT. Betapa tidak, setelah lolos seleksi reporter yang diselenggarakan oleh RRI , dirinya berkesempatan meliput perayaan Natal Vatikan .

Kepada Pos Kupang , Selasa (8/1/2019) Angkasawati RRI Ende ini menceritakan pengalamannya selama bertugas di negara terkecil di dunia tersebut.

Dirinya mengatakan sampai saat ini pun masih belum percaya atas pengalaman rohani dan berkat dari Tuhan untuk dirinya. Terpilih dari ribuan angkasawan angkasawati RRI seluruh Indonesia merupakan anugerah tak terhingga baginya.

Dirinya mengatakan , kesempatan berkarya nya ini merupakan kepercayaan lembaga yang harus dilakoni dengan penuh rasa tanggung jawab, sekaligus sebagai pembuktian bahwa potensi Indonesia Timur mampu berkiprah di tingkat Internasional.

” Tidak jarang di lingkup pergaulan saya, beberapa kerabat merasa pesimis bisa bersaing dan berkiprah di tingkat nasional apalagi Internasional. Semoga pengalaman saya ini menjadi daya ungkit kepercayaan diri bagi sesama, bahwa tidak ada yang tidak mungkin , jika kita berusaha sungguh dalam nama Tuhan,"kata wanita kelahiran Kota Ende,27 Desember 1986.

Selama 1 minggu bertugas , Desy – sapaan akrabnya mengatakan , dirinya tinggal di Rumah SVD bersama para imam SVD dan para tamu wisatawan rohani lainnya dari beberapa negara di dunia.

Di tempat itu , kebanggaannya menjadi seorang NTT semakin menjadi-jadi. Bagaimana tidak , dirinya tinggal serumah bersama Pater Paul Budi Kleden, SVD – Orang Indonesia Pertama Asal NTT, yang menjadi superior general ke 12 serikat sabda allah (SVD), Pater Markus Solo Kewuta – Direktur Eksekutif Relasi Lintas Agama Asia Pasifik di Vatikan , dan beberapa pastor asal NTT lainnya yang juga tak kalah berprestasi lainnya.

Untuk 5.561 Penerima Bantuan! Dinsos Kota Kupang Minta Tambahan Bantuan Pangan Non-Tunai

“ Orang NTT sangat membanggakan , ini juga harus menjadi motivator orang NTT lainnya untuk berkarya terbaik di bidangnya masing-masing” .

Selama melakukan tugas Jurnalistik, dirinya didampingi Romo Leo Mali , yang juga berasal dari NTT yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan Doktor nya di Roma Italia.

Biaya Tes Kesehatan Jasmani Rp 495 Ribu Per Orang

Ditanya apa saja yang menjadi kendala tugasnya di Italia , dirinya menyebutkan , penyesuaian suhu karena di Italia sedang musim dingin , penyesuaian dengan menu makanan Italia , dan perbedaan waktu 7 jam antara Italia dan Indonesia,yang membuat jam aktif liputannya menjadi jam istirahat di Indonesia, dan sebaliknya jam istirahatnya , harus menjadi jam aktif nya karna produk siarannya dibutuhkan pada jam-jam tersebut yang menjadi beberaba kendala kecil.

“ Hari pertama menjadi hari yang lumayan berat untuk penyesuaian, namun menjadi biasa di hari kedua dan seterusnya” ujarnya sambil tertawa.

Setibanya di Indonesia Desy yang saat ini aktif menjadi penyiar Pro 1 RRI Ende mengatakan , dirinya selalu dengan senang hati menceritakan semua pengalaman indahnya di vatikan kepada siapapun yang bertanya dan ingin mendengarkan.

“ Bisa bertemu orang-orang hebat asal NTT, bisa mewawancarai Duta Besar RI untuk Tahkta Suci Vatikan, singgah ke tempat-tempat bersejarah di Roma dan di Vatikan, mengelilingi Basilika St. Petrus, dan menjadi satu-satunya jurnalis Indonesia yang diberi kesempatan beraudiensi dengan Sri Paus , merupakan kebanggan dan motivasi positif untuk siapapun yang mendengarkan, jadi kenapa tidak dibagikan “ ujarnya mengakiri wawancara. (*.

Natalia Desiyanti Saat di Roma,Italia.
Natalia Desiyanti Saat di Roma,Italia. (POS KUPANG/ISTIMEWA)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved