Berita Kampus

Wow! Mahasiswa Agroteknologi Unkriswina Sumba Monitor Populasi Belalang Kembara

Mahasiswa Prodi Agroteknologi Unkriswina Sumba melakukan kegiatan monitoring populasi hama belalang kumbara.

Wow! Mahasiswa  Agroteknologi Unkriswina Sumba Monitor Populasi Belalang Kembara
ist
Mahasiswa Unkriswina Sumba Monitoring Belalang Kumbara 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rober Ropo

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Para mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi Angkatan 1 tahun 2016 dan mahasiswa Prodi Agroteknologi Angkatan 2 tahun 2017, Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba melakukan kegiatan monitoring populasi hama belalang kembara.

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unkriswina Sumba dan Program Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Muria Sumba Manis (MSM).

Kegiatan monitoring tersebut diikuti oleh para mahasiswa Prodi Agroteknologi Angkatan 1 tahun 2016, Veronika RA Wahyuningsi Ena, Novri RM, dan Yongki A, serta mahasiswa Agroteknologi Angkatan 2 tahun 2017 diikuti oleh T Mina dan Nelson KW.

Kisah Isak Penyadap Tuak di Aimere: Anak Sulung Saya Sedang Pendidikan Polisi di Kupang

Monitoring populasi hama belalang kembara juga dilakukan dosen pembimbing, dosen Prodi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Unkriswina Sumba, Mariana Silvana Moy, SP, M.Si.

Mariana kepada Pos Kupang, Jumat (4/1/2019), menjelaskan kegiatan monitoring populasi belalang kembara, sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bagi para mahasiswa dengan tema 'Diseminasi Ilmu Pengetahuan dan Pencegahan Belalang Kembara di Sumba Timur'.

Mariana menyebut tujuan kegiatan tersebut untuk memantau populasi hama belalang kembara sehingga dapat menjadi database serangga dan membantu perkiraan ledakan serangga.

Pemerintah Bakal Buka Lagi Lowongan CPNS 2019 Selain Rekrut Pegawai Kontrak

"Kegiatan monitoring hama belalang kembara adalah tujuan kami untuk memantau populasi hama belalang kembara sehingga dapat menjadi database serangga dan membantu perkiraan ledakan serangga dan bisa diusahakan untuk diatasi segera hama belalang kembara,"jelas Mariana.

Menurut Mariana, tujuan dari kegiatan monitoring juga mendorong dan memotivasi mahasiswa untuk belajar teori dan fakta dan kondisi nyata di lapangan untuk diselaraskan dengan tantangan serangga pada ekologi sabana Sumba.

Mariana, mengatakan, melalui kegiatan PKM tersebut diharapkan di dunia kerja para mahasiswa menjadi pionir dalam memahami, merencanakan, melakukan aksi mitigasi dan adaptasi dalam penanganan permasalahan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang ditemukan dalam ekologi sabana Sumba. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved