Berita Kabupaten TTS Terkini

Semburan Lumpur Panas di Desa Noinbila Terhenti

Semburan lumpur panas yang disertai aroma belerang yang terjadi di dusun Bisuaf, Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan terhenti.

Semburan Lumpur Panas di Desa Noinbila Terhenti
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Tampak semburan lumpur panas keluar dari bawah salah satu tiang listrik PLN di Desa Noinbila. 

POS-KUPANG.COM | SOE - Semburan lumpur panas yang disertai aroma belerang yang terjadi di dusun Bisuaf, Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan terhenti pada Kamis ( 3/1/2019) pagi.

Semburan yang keluar tepat dari bawah tiang listrik PLN terebut terhenti setelah petugas PLN melakukan penyambungan kabel listrik yang sempat terputus.

Diduga kuat, semburan lumpur tersebut terjadi dipicu adanya arus listrik yang bocor akibat dari adanya kabel listrik yang terputus. Namun hal ini belum bisa dipastikan oleh kepala PLN unit layanan pelanggan(ULP) Soe, Hendra Aditia.

Wae Pesi Mulai Meluap, Kepala BPBD Manggarai Minta Warga Waspada

"Saya juga baru tahu kalau ada kejadian sumburan lumpur panas yang muncul dari bawah salah satu tiang listrik PLN. Saya tidak bisa pastikan jika lumpur panas tersebut muncul akibat dampak salah satu kabel listrik PLN yang terputus pada tiang tersebut. Namun petugas kami sudah memperbaiki kabel yang terputus tersebut. Memang setelah diperbaiki sumburan lumpur juga ikut berhenti keluar, tetapi saya tidak bisa pastikan jika sumburan lumpur tersebut akibat adanya arus PLN yang bocor," terang Hendra.

Sumur Bor Berdekatan Bisa Sebabkan Longsor

Jhon Tefa, salah satu warga Desa Noinbila mengaku, kemunculan semburan lumpur panas yang disertai aroma belerang cukup membuat warga sekitar panik.

Pasalnya, di daerah tersebut tidak terdapat gunung berapi namun tiba-tiba muncul sumburan lumpur panas disertai bau belerang yang cukup menyengat.

Dia merasa legah setelah sumburan lumpur panas tersebut terhenti pasca petugas PLN memperbaiki kabel listrik PLN yang terputus.

"Kami sudah rencana mau pagar keliling lokasi sumburan ini biar anak-anak jangan mendekat. Kami takutnya terjadi sesuatu yang tidak baik. Tetapi, kami bersyukur karena belum sempat kami pagari ternyata sumburan sudah berhenti. Ternyata ada arus listrik PLN yang bocor sehingga memicu sumburan lumpur panas," ungkap Tefa.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis pagi, beberapa petugas PLN turun ke lokasi semburan lumpur panas untuk memperbaiki kabel listrik yang terputus pada lokasi semburan lumpur tersebut.

Kedatangan petugas PLN menarik perhatian warga setempat. Warga penasaran apakah semburan lumpur tersebut ada kaitannya dengan tiang listrik PLN.

Beberapa warga bahkan mengabadikan moment tersebut dengan menggunakan kamera handphone. Setelah kurang lebih 30 menit bekerja, kabel yang terputus berhasil disambung kembali.

Pasca kabel listrik tersambung, semburan lumpur pun terhenti. Cairan lumpur yang sebelumnya mengelilingi tiang listrik berangsur-angsur mengering. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved