Berita Kabupaten TTU

Tega Nian. Tak Terima Karena Kata-kata Kasar, Yakobus Bacok Petrus Hingga Tewas di Tempat

Korban dalam kondisi terpengaruh dengan miras sehingga dia kemudian menghina, mengeluarkan kata-kata kasar yang menyakiti tersangka

Tega Nian. Tak Terima Karena Kata-kata Kasar, Yakobus Bacok Petrus Hingga Tewas di Tempat
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
dibacok 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Seorang warga dari Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Petrus Berkanis (35) dilaporkan tewas dibunuh oleh Yakobus Taek (36).

Petrus meninggal ditempat usai dibacok oleh Yakobus di Dusun, Nulilo, RT/RW 067/096, Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu pada, Senin (1/1/2018).

Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H, SIK, MH, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut kepada Pos Kupang usai memimpin apel kenaikan pangkat di Mapolres TTU, Rabu (2/1/2018).

Krisna mengatakan, kasus pembunuhan tersebut bermula ketika pelaku atas nama Yakobus tidak terima atas kata-kata kasar yang diucapkan oleh korban.

Karena tidak terima atas kata-kata kasar yang dilontarkan oleh korban kepada pelaku tersebut, tambah Krisna, pelaku langsung membacok korban hingga tewas ditempat.

"Pada saat itu, korban dalam kondisi terpengaruh dengan miras sehingga dia kemudian menghina, mengeluarkan kata-kata kasar yang menyakiti tersangka, akhirnya tersangka tidak terima dan langsung membacok korban," ujarnya.

Karena suaminya sudah tewas ditempat, ungkap Krisna, istri korban yang diketahui bernama Ovilia Ite, langsung melaporkan kejadian pembunuhan tersebut di Mapolres TTU.

BREAKING NEWS: Bus AKDP Kupang-Betun-Weoe Terbalik di Laenmanen-Malaka

Polres Ende Gelar Razia Narkoba

Setelah mendapat laporan tersebut, tegas Krisna, dirinya langsung memerintahkan kepada beberapa anggotanya untuk menangkap pelaku pembunuhan itu.

"Kira-kira satu jam setelah dari laporan itu, berdasarkan keterangan saksi-saksi kita lakukan pengejaran, ternyata tersangka melarikan diri menuju Atambua dan berhasil ditangkap," tegasnya.

Saat ini, kata Krisna, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan beberapa orang saksi yang mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut untuk diselesaikan.

Atas masalah tersebut, tambah Krisna, pelaku dikenakan pasal 340 tentang pembunuhan, subsider pasal 338 tentang pembunuhan berencana, dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat.

"Berdasarkan pasal itu, ancaman pidana yang diberikan kepada korban pidana penjara diatas 15 tahun penjara," tegasnya.

Krisna menghimbau, agar masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres TTU supaya tidak meminum minuman keras yang nantinya berakibat pada tindakan kejahatan. (Laporan Reporter Pos Kupang, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved