Berita Manggarai Barat Terkini

BREAKING NEWS: Pencurian Marak di Labuan Bajo, Polisi Bekuk 6 Pelaku

Pencurian marak di Labuan Bajo. Menjelang akhir tahun 2018, polisi di Polres setempat berhasil membekuk 6 orang pelaku.

BREAKING NEWS: Pencurian Marak di Labuan Bajo, Polisi Bekuk 6 Pelaku
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Polisi menghadirkan pelaku (barisan belakang, baju merah) dan barang bukti (depan, di lantai) saat konferensi pers, Senin (31/12/2018) terkait aksi pencurian dan penangkapan ikan di TNK. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pencurian di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) marak terjadi. Menjelang akhir tahun 2018, polisi di Polres setempat berhasil membekuk 6 orang pelaku.

Para pelaku melakukan aksi di tempat yang berbeda-beda, baik seorang diri maupun dengan teman.

Namun umumnya sasaran pencurian mereka adalah handphone milik penghuni kos-kosan dan di konter penjualan handphone. Selain itu ada juga yang mencuri uang hingga angka Rp 90 juta.

Ombudsman NTT: Keluhan Pelayanan Kepolisian Menurun pada Tahun 2018

Keenam pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu dihadirkan oleh Polres Mabar saat konferensi pers oleh Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK Senin (31/12/2018) sore.

"Ini masih kami dalami dan mereka ini berdiri sendiri, mereka bekerja berdiri sendiri dan mereka punya group masing-masing. Ada yang sudah melakukan beberapa kali dan baru ketangkap. Ada yang sudah lakukan di 5 lokasi atau 5 TKP, di mana mereka melakukan aktivitas pencurian, mencuri uang," kata Julisa.

Pembakaran Kios di Jalan Nong Meak Maumere, Motifnya karena tak Diberikan Rokok

Di antara para pelaku itu kata dia, ada yang sudah mencuri uang dengan jumlah total Rp 90 juta.

Motif pencurian adalah kebutuhan ekononi. Untuk handphone hasil curian, para pelaku menjualnya lagi ke orang lain. Sedangkan uang hasil curian langsung dipakai dan dihabiskan.

Beberapa TKP pencurian oleh para pelaku itu, antara lain di kos-kosan yang beralamat di Cowang Ndereng Labuan Bajo pada 23 Desember 2018, berupa iphone dengan angka total Rp 7 juta. Pencurian itu dilakukan oleh satu orang pelaku. Ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Pencurian oleh 2 orang pelaku terhadap uang di SMPN 1 Komodo Labuan Bajo pada 30 Juni 2018 sebanyak Rp 21 juta, bila ditotalkan dengan pencurian di lokasi lainnya oleh pelaku yang sama itu jumlahnya Rp 90 juta.

Pencurian 7 buah handphone oleh 2 orang pelaku di Konter Arizona Cell Kampung Ujung Labuan Bajo pada 29 November 2018 dengan total kerugian Rp 19.200.000, 00. Ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

Handphone itu terdiri dari 5 buah merek Vivo dan 2 buah merek Oppo. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya.

Pencurian oleh satu orang pelaku terhadap 2 buah handphone dan uang di kos-kosan di Golo Koe Labuan Bajo, total kerugian Rp 15.700.000,00. Beberapa barang bukti sudah diamankan polisi. Ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Selain pelaku pencurian, polisi juga membekuk dan menyita barang bukti kasus penangkapan ikan di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dan sedang dikembangkan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved