Berita Kriminal

Pasca penemuan Mayat, Situasi Perumahan Puri Cendana Indah TDM Kupang Lengang

Rumah bercat krem dengan paduan tiang teras warna hijau itupun tertutup rapat.

Pasca penemuan Mayat, Situasi Perumahan Puri Cendana Indah TDM Kupang Lengang
POS KUPANG/RYAN NONG
Rumah tempat ditemukannya jenazah Markus Welem Djebu (32) yang terletak di Perumahan Puri Cendana Indah Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang. Foto diambil Senin pagi. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sehari pasca kejadian penemuan mayat di dalam salah satu rumah di Perumahan Puri Cendana Indah Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang, situasi di perumahan itu tampak lengang dan sepi.

Pantauan POS-KUPANG.COM pada Senin (31/12/2018) pagi, beberapa rumah yang bersebelahan dengan rumah yang merupakan TKP penemuan mayat itu tampak tertutup. Ada mobil yang terparkir di halaman salah satu rumah yang berjejer dengan rumah yang ditempati korban, namun tidak terlihat aktivitas berarti di situ.

Sedang rumah yang menjadi lokasi kejadian pun masih dipasangi garis polisi (police line). Rumah bercat krem dengan paduan tiang teras warna hijau itupun tertutup rapat.

Sebelumnya, di dalam rumah itu pada Minggu sore ditemukan jenazah lelaki paruh baya yang diketahui bernama Markus Welem Djebu (32) ditemukan tergeletak tanpa nyawa dan hanya mengenakan celana pendek.

BREAKING NEWS: Jenazah Lelaki Muda Ditemukan Berbau di Perumahan TDM Kupang, Keluarga Tolak Autopsi

Menembus Kabut dan Hujan di Akhir Tahun, Indahnya Mencari Kedamaian di Lembah Fulan Fehan

Jenazah itu ditemukan setelah seorang bocah yang bermain di sekitar lokasi Perumahan itu mencium batu busuk yang menyengat dari dalam rumah nomor tiga yang ditempati oleh korban.

Karena merasa penasaran, bocah lelaki itu kemudian memberitahukan hal itu kepada orang tuanya dan warga yang kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas polisi yang berjaga di Pos Polisi Bundaran PU Oebufu yang kemudian melanjutkan laporan itu ke Polres Kupang Kota.

Anggota polisi yang datang kemudian masuk ke dalam rumah dan mendapati korban dalam kondisi tak bernyawa dengan aroma yang tak sedap dari jasadnya. Dari tempat kejadian perkara (TKP), jenazah Markus yang sehari hari berprofesi sebagai tukang itu kemudian dievakuasi ke Ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Prof Johannis Kupang untuk dilakukan autopsi sekira pukul 20.00 Wita. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved