Berita Kabupaten Manggarai

Pemilik Rumah Yang Terbakar di Nekang Beri Penjelasan Pada Polisi. Ini Dia Penjelasannya !

Yohanes menuturkan, pada pukul 18.30 wita pada saat Listrik padam ia menyalakan lilin di kamar dan di ruang tamu.

Pemilik Rumah Yang Terbakar di Nekang Beri Penjelasan Pada Polisi. Ini Dia Penjelasannya !
POS KUPANG/ARIS NINU
Rumah Yohanes Jenadat, di Kampung Nekang, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong yang terbakar.

POS-KUPANG-COM|RUTENG--Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Bripka Andi Darma, Jumat (28/12/2018) pagi pukul 08.00 wita bersama Babinsa Watu dan Lurah Watu mendatangi TKP kebakaran rumah yang terjadi pukul 21.30 wita, Kamis (27/12/2018) di RT.008/RW.002, Kampung Nekang, Kelurahan Watu, Kecamtan Langke Rembong.

Petugas Bhabinkamtibmas juga menemui pemilik rumah atas nama Yohanes Paulus Jenahat yang bekerja sebagai PNS di Dinas Peternakan Manggarai.

Kepada polisi, Yohanes menuturkan, pada pukul 18.30 wita pada saat Listrik padam ia menyalakan lilin di kamar dan di ruang tamu.

Pukul 19.30 Wita setelah listrik menyala Yohanes bersama istri dan anaknya pergi ke acara arisan keluarga.

Tetapi menurut Yohanes, sebelum berangkat dia terlebih dulu mematikan semua lilin.

Gempa Bumi Berkekuatan 4.0 SR Goyang Tenggara Ende, NTT

Polres dan Kodim Sumba Timur Merayakan Natal Bersama

Saat Ditangkap, DPO Kasus Cabul Anak Sembunyi di Kolong Tempat Tidur

"Yang menjaga rumah kami saudari Rostiana Anut yang bekerja sebagai Pembantu RT," kata Yohanes.

Sementara itu, Rostiana menjelaskan, pada pukul 20.30 Wita listrik padam yang kedua kali dirinya langsung menuju kamarnya untuk tidur.

Sekitar pukul 21.30 wita, Restiana mengungkapkan, ia merasakan hawa panas dalam kamarnya dan setelah bangun ia melihat api sudah menyala di plafon rumah serta ruang tengah.

"Saya lalu lari keluar rumah untuk meminta bantuan dari warga sekitar," ujar Restiana.

Mengenai kerugian ada 3 unit sepeda motor terdiri dari motor honda Kharisma milik Dinas Peternakan Manggarai, motor Revo milik BRI dan motor verza milik pribadi.

Taksasi kerugian menurut Yohanes lebih kurang berkisar Rp 300juta.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved