Berita Kabupaten Nagekeo

Ibu-ibu di Desa Lewangera Keo Tengah Lakukan Kegiatan Ini Mendukung Perekonomian Keluarga

Fikarius menjelaskan kegiatan Capturing yang dilakukan adalah mengunjungi beberapa desa yang memiliki inovasi baru

Ibu-ibu di Desa Lewangera Keo Tengah Lakukan Kegiatan Ini Mendukung Perekonomian Keluarga
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Ibu-ibu di Kelompok Bulan Bintang di Desa Lewangera Kecamatan Keo Tengah saat anyam kerajinan tangan, Jumat (28/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Tugas dari Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) adalah memfasilitasi praktik cerdas, melakukan identifikasi, dokumentasi eksposisi dan replikasi serta melakukan berbagai kegiatan lainnya yang bisa memicu lahirnya ide baru yang kreatif dan bisa dikembangkan dalam upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi yang ada di Desa sekaligus memajukan desa.

Untuk itu, Tim Pengelola Inovasi Desa bersama pemerintah Desa dan warga masyarakat perlu berikhtiar bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada di desa baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.

Ketua TPID Kecamatan Keo Tengah Fikarius Kota, mengatakan, Tim Pengelola Inovasi Desa, Kecamatan Keo Tengah bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa telah melakukan kegiatan Capturing atau dokumentasi dan eksposisi Pada tanggal 04 November lalu di Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo

Fikarius menjelaskan kegiatan Capturing yang dilakukan adalah mengunjungi beberapa desa yang memiliki inovasi baru dengan melibatkan masyarakat,.

dr Ari Menunggu Hasil Akreditasi Puskesmas

Polres Kupang Kota Siagakan 600 Personel Amankan Perayaan Tahun Baru

Lokalisasi Ditutup, Dinas Kesehatan kota Kupang Akan Monitoring

Memprihatinkan, Kondisi Fisik Yahya Tanesi Korban Tubuh Terbakar di Oesao

Kepala Desa dan unsur terkait, dengan sasaran melihat dan mendokumentasikan kegiatan masyarakat, seperti Infrastruktur, Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Kewirausahaan.

"Di Desa Lewangera TPID melihat pelaksanaan kegiatan kerajinan tangan merangkai berbagai aksesoris yang bahan bakunya dari daun Lontar dan daun Pandan.
Kerajinan tangan yang dihasilkan tersebut antara lain Topi, Mboda Oka ( tempat simpan Siri Pinang ), Gabha ( Tas Adat laki-laki ), Wati yang biasa digunakan sebagai media pengganti piring tempat untuk menyajikan makanan kering,Tikar serta Mboda ( bere atau Keranjang)," ujar Fikarius di Mbay, Jumat (28/12/2018).

Ia mengatakan kerajinan tangan ini dikelolah oleh PKK Desa Lewangera dengan nama Kelompok Bukit Bulan Bintang. Sebagai Ketua TPID kecamatan Keo Tengah kunjungan kegiatan Capturing ini sekaligus pihaknya terus memberikan motivasi kepada kelompok untuk memanfaatkan potensi Desa yang ada.

Seperti desa Lewangera memiliki potensi alam Daun Lontar dan Daun Pandan yang pada zaman dahulu oleh masyarakat lokal digunakan untuk kebutuhan hidup.Saat ini, pengembangan potensi - potensi lokal mulai mendapat perhatian pemerintah untuk dikembangkan.

"Aspek ketrampilan masyarakat juga tersedia.Sebagai ketua TPID, pihaknya melakukan pendampingan serta memberikan motivasi. Beberapa kerajinan tangan yang ditekuni oleh kelompok Bukit Bulan Bintang tersebut juga mendukung aspek pembangunan kepariwisataan kita.Pemerintah dimasa datang perlu memetakan dan mengorganisir potensi - potensi ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam pembangunan ekonomi dan kepariwisataan kita," ujarnya.

Pemda Kesulitan Melarang Pemanfaatan Kawasan Sepadan Pantai di Labuan Bajo

20 Rumah di Kabupaten TTU Dilaporkan Rusak Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Jembatan Waima di Kabupaten Lembata Putus Lagi

Sotis Hotel Kupang - Beer and Barrel Kitchen n Lounge Akan Gelar Party Akhir Tahun, Ini Temanya!

Sementara itu, Kepala Desa Lewangera Nobertus Kodi, mengatakan bawa inovasi ini dipilih karena selain tersedianya bahan baku untuk kerajinan ini, secara ekonomis junga menguntungkan.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved