Berita Kabupaten TTU

20 Rumah di Kabupaten TTU Dilaporkan Rusak Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Sebanyak 20 unit rumah yang tersebar diberbagai kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dilaporkan rusak.

20 Rumah di Kabupaten TTU Dilaporkan Rusak Akibat Hujan Disertai Angin Kencang
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kepala BPBD Kabupaten TTU, Yosefina Lake. 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Sebanyak 20 unit rumah yang tersebar diberbagai kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dilaporkan rusak.

Rumah sebanyak itu dilaporkan rusak akibat hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten TTU mulai dari tanggal 18-27 November 2018.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPBD Kabupaten TTU, Yosefina Lake kepada Pos Kupang yang ditemui di ruang kerjannya pada, Jumat (28/12/2018) pagi.

Yosefina mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan dan mendapatkan data mengenai kerusakan rumah warga sebanyak 20 unit rumah..

"Sejak tanggal 18-27 November 2018, kejadian bencana angin puting beliung, dan longsor sehingga menyebabkan kerusakan rumah warga sebanyak 20 unit," ungkapnya.

Yosefina merincikan, sebanyak 20 unit rumah yang mengalami kerusakan tersebut terdiri dari 4 unit rumah mengalami kerusakan berat dan 16 unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Tanah Longsor, Akses Jalan ke Lamalera Putus

Yunus Taklal Nyaris Tewas Dimangsa Buaya

Ini yang Dilakukan Polres TTU Dalam Rangka Pengamanan Malam Pergantian Tahun

Pemerintah TTU Datangkan Dua Artis Ibukota. Ini Tujuannya

"Kalau lokasi kejadiannya menyebar di Kecamatan Kota Kefamenanu, Bikomi Selatan, Bikomi Tengah, Insana, Naibenu dan Biboki Selatan," ujarnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, jelas Yosefina, pemerintah melalui BPBD TTU memberikan bantuan bersifat darurat dengan memberikan seng kepada warga yang rumahnya rusak akibat bencana tersebut.

"Jadi kita lihat berapa tingkat kerusakana yang dialami oleh warga sehingga kita kasih bantuan seng. Karena memang disini hanya menyiapkan sengnya saja. Kalau kayu dan lain-lain tidak kami siapkan. Kami kan hanya membantu darurat saja," tambahnya.

Namun tambah Yosefina, pihaknya belum memberikan bantuan seng semuanya kepada para korban bencana tersebut karena pihaknya baru melakukan pengadaan seng.

"Kami baru menyerahkan seng dibeberapa rumah saja, sehingga belum semuanya kami berikan bantuan. Dalam waktu dekat ini kami akan segera memberikan seng kepada mereka," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved