Berita Kabupaten Manggarai Barat

Pencarian Terhadap Budi dan Gregorius Korban Kapal Dihantam Gelombang Masuk Hari Kelima

Kapal Wisata KM Lahila dihantam gelombang dan terbalik pada sekitar jam 04.00 Wita pagi hari saat hendak masuk ke Pulau Padar.

Pencarian Terhadap Budi dan Gregorius Korban Kapal Dihantam Gelombang Masuk Hari Kelima
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Posko informasi pencarian penumpang kapal wisata di Labuan Bajo. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pencarian terhadap Dr. Budi Prayudi dan Gregorius, sudah masuk pada hari kelima Kamis (27/12/2018).

Tim gabungan yang terdiri dari SAR, TNI, Polair, Syahbandar, Asosiasi Kapal Wisata, KP3 Laut dan pihak keluarga, sudah menyisir beberapa pulau di Labuan Bajo.

Budi merupakan wisatawan domestik, sedangkan Gregorius adalah tour guide.

Keduanya belum ditemukan sejak kejadian pada Hari Minggu (23/12/2018).

Di Hari Minggu itu, Kapal Wisata KM Lahila dihantam gelombang dan terbalik pada sekitar jam 04.00 Wita pagi hari saat hendak masuk ke Pulau Padar.

Kapal itu mengangkut 11 orang, terdiri dari 6 wisatawan domestik; 1 tour guide dan 4 kru kapal.

Dari 11 orang dalam kapal itu, 9 orangnya sudah diselamatkan pada hari itu juga. Sedangkan 2 orang lainnya belum ditemukan.

Hingga berita ini ditulis pada pukul 14.40 Wita Hari Kamis itu, pencarian terhadap 2 orang itu belum membuahkan hasil. Pencarian pun sedang berlangsung.

"Pencarian saat ini masih berlangsung dan dilakukan sampai hari ketujuh. Bila sampai di hari ketujuh belum ditemukan juga maka upaya pencarian di hentikan atau ditutup. Namun akan dibuka kembali bila ada tanda-tanda untuk bisa ditemukan," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Maumere Isran Anshari Arsyad, SH.

Dia ditemui di posko informasi pencarian yang berada di depan terminal Pelabuhan Labuan Bajo, Kamis (27/12/2018).

Berdasarkan keterangan pencarian yang ditempel di papan informasi pada posko itu, dijelaskan bahwa pencarian di hari kelima Kamis itu melibatkan tiga tim atau Sru.

SRU I terdiri dari personil Pos SAR 2 orang, Pos Angkatan Laut 1 orang, Koramil 1612 - 02 Komodo 1 orang,
Polair NTT 1 personil, KP3 Laut 1 personil dan keluarga korban 1 orang.

SRU II yaitu petugas SAR 1 orang, Syahbandar 2 personil, Asosiasi Kapal Wisata 3 orang dan keluarga korban 1 orang.

SRU III, yaitu Pos SAR 1 orang dan Asosiasi Kapal Wisata 5 orang.(Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)


Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved