Berita Regional Terkini

Dikawal Polisi Aceh Utara, 11 Keluarga Kristiani Tempuh Perjalanan 1 Jam Beribadah Natal

Dikawal aparat kepolisian Aceh Utara, 11 keluarga Kristiani menempuh perjalanan 1 jam menuju gereja untuk beribadah Natal

Dikawal Polisi Aceh Utara, 11 Keluarga Kristiani Tempuh Perjalanan 1 Jam Beribadah Natal
KOMPAS.com/MASRIADI
Polisi mengawal masyarakat di Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (25/12/2018). Mereka mengikuti misa natal dari Aceh Utara ke Kota Lhokseumawe, sekitar satu jam perjalanan menggunakan bus. 

Dikawal aparat kepolisian Aceh Utara, 11 keluarga Kristiani menempuh perjalanan 1 jam menuju gereja untuk beribadah Natal

POS-KUPANG.COM | ACEH UTARA -  Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara dan Polsek Aceh Utara berupaya memberikan rasa aman dengan meningkatkan patroli ke kawasan pemukiman umat nasrani yang merayakan Natal di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (25/12/2018).

Kepala Bagian Operasi Polres Aceh Utara AKP Iswahyudi menyebutkan di kecamatan itu terdapat 11 kepala keluarga atau 33 orang beragama Kristen. Polisi pun kemudian mengawal mereka untuk menuju gereja di Kota Lhokseumawe mengikuti misa Natal.

Menyambut Natal, suasana gembira terlihat di wajah-wajah umat Kristiani. Mereka terlihat bersolek dan mengenakan pakaian baru merayakan hari raya tersebut.

Antoni Tewas Dibunuh di Acara Joget, 10 Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara

Polisi mengawal bus yang membawa rombongan tersebut dengan menggunakan satu mobil dan empat sepeda motor.

"Polsek dan Polres kawal bus yang ditumpangi. Ini untuk memastikan rasa aman dan nyaman,” kata AKP Iswahyudi.

Tertangkap Mencuri Ikan, ABK Malah Berusaha Tenggelamkan Kapal

Dia menambahkan, jajaran Polres Aceh Utara sepenuhnya siap memberikan rasa aman dan nyaman selama Natal hingga Tahun Baru 1 Januari 2019.

"Meski masyarakat Aceh, khususnya Aceh Utara mayoritas beragama Islam tetapi tidak bersikap diskriminatif terhadap minoritas. Kami menjamin tidak ada intimidasi bagi warga minoritas dalam menyambut Natal dan tahun baru," tutur AKP Iswahyudi.

Dia menambahkan, selama puluhan tahun di kawasan Aceh Utara tidak pernah terjadi praktik diskriminasi terhadap minoritas. AKP Wahyudi optimis pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di daerahnya akan berlangsung aman dan damai.

"Mari bersama kita saling menjaga, agar kondisi Aceh Utara ini tetap aman dan damai. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah menurut keyakinannya masing-masing," pungkas AKP Iswahyudi. (kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved