Berita Kota Kupang

Markus Terseret Air Banjir dalam Got Akibat Hujan Lebat yang Mengguyur Kota Kupang

Markus Umbu Tarra, warga Jalan Mahoni 2, Kelurahan Oepura, Kota Kupang ini menemui ajalnya di dalam got di belakang rumahnya.

Markus Terseret Air Banjir dalam Got Akibat Hujan Lebat yang Mengguyur Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Keluarga memenuhi tenda yang menampung tamu yang hadir untuk melayat jenazah Markus yang tewas terseret air got. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Kupang Sabtu (22/12/2018) kemarin memakan korban. Markus Umbu Tarra, warga Jalan Mahoni 2, RT 23 RW 10, Kelurahan Oepura, Kota Kupang ini menemui ajalnya di dalam got di belakang rumahnya.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang dari keluarga dan kerabatnya, Minggu (23/12/2018) petang, menyebutkan, naas yang menimpa bapak dua anak ini terjadi sekitar pukul 16.30 Wita saat hujan deras mengguyur Kota Kupang.

Melihat kandang bebek di belakang rumahnya tergenang air, Markus lantas hendak membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat got dan menyebabkan air meluap sampai ke kandang bebek miliknya. Namun sayang, ia jatuh tergelincir dan tubuhnya terseret air di dalam got.

Beberapa kerabat menduga kepalanya terbentur batu atau semen saat tergelincir dan sempat tertahan tumpukan sampah di dalam got selama 15 menit sebelum tubuhnya terseret sampai ke Kali Oepura.

Sekitar pukuk 17.30 Wita, warga setempat menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa di Kali Oepura, sekitar 500 meter dari rumahnya.

Meski Cuaca Buruk, Penyeberangan Feri Labuan Bajo - Sape PP Masih Lancar

Ramalan Zodiak Malam Ini, Minggu 23 Desember 2018, Virgo Alami Ketegangan yang Memuncak

Herman Seventeen Tewas Diterjang Tsunami Banten, Begini Postingan Terakhirnya di Instagram

Saat ditemukan, di sekujur tubuhnya penuh dengan luka akibat benturan keras saat terseret air di dalam got.
Markus meninggalkan seorang istri, dua orang anak dan dua orang cucu.

Sementara informasi yang diperoleh pos-kupang.com di Naimata, Minggu (23/12/2018) pagi, dua ekor anak sapi milik seorang janda terhanyut banjir dari kandang yang terdapat di sekitar rumah janda tersebut.

Hingga Minggu pagi, dua ekor sapi tersebut belum ditemukan. Diduga tersangkut dalam terowongan di kompleks perumahan di bagian bawah rumah janda tersebut.

Got tempat Markus terpeleset dan ditemukan tewas, Sabtu (22/12/2018).
Got tempat Markus terpeleset dan ditemukan tewas, Sabtu (22/12/2018). (POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO)

(*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved