Berita Kabupaten Nagekeo

Bupati dan Wabup Nagekeo Dijemput di Tiga Titik

bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosco - Marianus Waja,S.H akan dijemput oleh para ASN dan masyarakat Nagekeo di tiga titik.

Bupati dan Wabup Nagekeo Dijemput di Tiga Titik
Pos Kupang.com/Gordi Donafan
Suasana acara pelantikan Bupati dan wabup terpilih Nagekeo di Kupang, Minggu (23/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosco - Marianus Waja,S.H akan dijemput oleh para ASN dan masyarakat Nagekeo di tiga titik.

Titik penjemputan pertama di Bandara Haji Aroeboesman Ende, titik kedua di perbatasan Ende-Nagekeo dan penjemputan terakhir di Rumah Jabatan Bupati di Mbay.

Hal ini disampaikan Plt. Sekda Nagekeo, ‎Bernad Fansiena, Minggu (23/12/2018).
Menurut Bernad, saat ini sedang dikoordinasi antara dua pihak, yakni oleh Pemkab Nagekeo dan pihak keluarga baik dari Bupati maupun Wabup.

"Rencana penjemputan, kita masih koordinasi dengan pihak keluarga agar penjemputan bisa dilakukan secara baik. Tapi secara keseluruhan ada tiga titik penjemputan bupati dan wabup Nagekeo," kata Bernad.

Dia menjelaskan,untuk penjemputan oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ‎(OPD) akan dibagi tiga sesuai lokasi penjemputan, sehingga akan ada sejumlah pimpinan OPD ‎yang menjemput di Bandara Ende, kemudian di perbatasan dan juga di Mbay.

"Penjemputan ini kita bagi tiga pimpinan OPD, sehingga sepertiga pimpinan OPD ada di setiap titik penjemputan. Titik terakhir di Mbay dan kita koordinasi dengan tim keluarga yang menjemput agar dilakukan secara terpadu," katanya.

‎Dikatakan, mengapa ada tiga titik,karena khusus di daerah perbatasan, masyarakat secara spontan akan melakukan penjemputan di perbatasan Ende -Nagekeo. "Kita tidak bisa batasi,karena masyarakat sudah siap jemput di tiga titik ini. Khusus di Bandara sudah otomatis harus ada penjemputan, apalagi di rumah jabatan,"ujarnya.

Dikatakan,penjemputan terakhir di Rumah Jabatan kemudian semua akan bubar, alasannya bertepat dengan malam Natal, yang mana ada kebaktian/misa malam Natal.

‎Terkait acara penjemputan dengan apakah ada tarian adat, ia mengakui di setiap titik ada penjemputan disertai sapaan adat dan tarian. "Kita akomodir dan berikan kesempatan di setiap titik tidak boleh lebih dari 15 menit. Mengingat pada hari itu akan ada misa/kebaktian malam Natal, " katanya.

Dia mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi agar dalam penjemputan dilakukan acara tidak lebih dari 15 menit dan dilaksanakan secara sederhana dan singkat.
"Masyarakat kita tidak bisa bendung, sehingga tetap diupayakan sehingga semua bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Padar! Dua Orang Wisatawan Belum Ditemukan

Gubernur NTT Gelar Open House Saat Natal

Anggota DPRD NTT asal Nagekeo, John Elpi Parera mengatakan, pemerintahan yang baru bisa memenuhi janji-janji politik saat kampanye.

"Saya berharap masyarakat Nagekeo bisa berubah namun apabila pemimpinnya berubah," kata John.

Dia mengatakan, Bupati dan Wabup yang sudah dilantik jangan ragu-ragu melakukan visi dan misi saat kampanye supaya Nagekeo bisa berubah. "Kalau pemimpin bisa lakukan terobosan dan berubah, maka saya yakin Nagekeo bisa berubah. Masyarakat, saya harap bisa berubah ‎dan lakukan aksi nyata dalam pembangunan," ujarnya.(*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved