Berita Regional Terkini

Erick Thohir: Jokowi Sudah Ribuan Kali ke Pasar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah ribuan kali ke pasar melakukan blusukan, bukan semanta-mata pencitraan jelang Pilpres 2019.

Erick Thohir: Jokowi Sudah Ribuan Kali ke Pasar
KOMPAS.com/HENDRA CIPTO
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir melakukan blusukan ke Pasar Terong Makassar, Kamis (20/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah ribuan kali ke pasar melakukan blusukan, bukan semanta-mata pencitraan jelang Pilpres 2019.

Hal itu dikatakan Erick Thohir saat melakukan kunjungan ke Pasar Terong, Kota Makassar, Kamis (20/12/2018).

"Saya jujur sebagai bagian masyarakat menengah yang jarang turun ke pasar. Akhir-akhir ini baru banyak turun ke pasar dampingi capres kita (Jokowi). Beliau turun ke pasar sudah ribuan kali, sejak jadi wali kota, gubernur hingga saat ini (presiden) dan itu bukanlah hal yang dibuat-buat," katanya.

KRL Premium Jabodetabek Gunakan Kereta yang Sudah Ada

Mantan presiden klub sepak bola Inter Milan itu mengawali aktivitasnya di Makassar dengan blusukan ke Pasar Terong.

Erick berkeliling pasar tradisional tersebut untuk mengecek harga kebutuhan pokok sekaligus berinteraksi dengan pedagang dan pengunjung.

Setelah Bebas, Ahok Masih Harus ke Lapas Cipinang, Ini Alasannya

"Belakangan ini, saya kerap blusukan ke pasar karena mengikuti kebiasaan Presiden Jokowi. Beda dengan calon presiden dan calon wakil presiden lainnya yang mendadak rajin blusukan karena memiliki kepentingan pada pesta demokrasi tahun depan," lanjutnya.

Menurut Erick, Jokowi bisa dibilang sudah ribuan kali blusukan ke pasar, bukan hanya karena adanya momen politik. Pasangan Ma'ruf Amin itu memang dikenal dekat dengan masyarakat dan sering ke pasar.

"Sekarang Pilpres, banyak turun ke pasar ya mereka hanya pencitraan. Kalau capres kita turun ke pasar bukan karena pencitraan, tapi karena memang sudah sering ke pasar," tuturnya.

Erick menambahkan, blusukannya ke pasar saat ini juga sekaligus untuk ajang belajar. Setelah dari pasar, ia mengetahui adanya dinamika harga dan perbedaan harga dari tiap-tiap komoditas.

Tapi, yang tidak kalah penting, lanjutnya, adalah bagaimana membuat dan mengembalikan pasar sebagai pusat ekonomi yang harus ditingkatkan. (KOMPAS.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved