Berita Kriminal

Berkas Kasus Pembunuhan Bayi oleh Mahasiswi di Kayu Putih Dilimpahkan

tim penyidik juga sudah berkoordinasi dengan jaksa terkait pemeriksaan tambahan untuk melengkapi berkas perkara.

Berkas Kasus Pembunuhan Bayi oleh Mahasiswi di Kayu Putih Dilimpahkan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Boby Jacob Mooynafi, S.H 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Berkas kasus pembunuhan bayi oleh tersangka Nurlinda Ibi alias NI (18), yang merupakan ibu kandung korban telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kupang. Pelimpahan tahap pertama ini dilakukan oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota yang menangani perkara ini.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Boby Jacob Mooynafi kepada POS-KUPANG.COM menjelaskan, berkas tersangka yang masih berstatus mahasiswa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kupang ini telah limpahkan oleh timnya kepada JPU di Kejaksaan Negeri Kupang.

"Berkas kasus NI (18) sudah kita limpahkan tahap pertama pada 22 November 2018 lalu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Boby menjelaskan tim penyidik juga sudah berkoordinasi dengan jaksa terkait pemeriksaan tambahan untuk melengkapi berkas perkara.

"Kemarin kita koordinasi lagi dengan jaksa, mereka minta periksa tambahan, hasil koordinasi akan dituang dalam surat," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Sikka ini.

Posting Keluh Kesah di Medsos. Mantan Istri Opick Dinasehati Guru Ngaji. Intip Yuk!

Berdua Hadir di Gala Premiere Film di Singapura, Richard Kyle Bilang Begini Soal Lamaran

Angel Lelga Klarifikasi Soal Asal Usul Mobil, Sepatu dan Bajunya Milik Fiki Alman di Kediamannya

Terkait kemungkinan menyeret pacar tersangka dalam kasus ini, Kanit PPA Bripka Brigita Usfinit menambahkan, pihaknya hanya memfokuskan pemeriksaan pada ibu korban yan saat ini telah menjadi tersangka. Pasalnya, kasus ini bukan merupakan aborsi, sehingga penyidik tidak mau pemeriksaan membias.

"Ini bukan kasus aborsi, ini kasus pembunuhan setelah dilahirkan jadi kita fokuskan pada ibu bayi yang sudah kita tetapkan menjadi tersangkanya," tambah Gita.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resort Kupang Kota menetapkan NI (18) menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan bayi yang baru dilahirkannya pada Rabu (7/11/2018) lalu. Kasus pembunuhan itu dilakukan NI di dalam kamar kostnya yang terletak di Jl KH Ahmad Dahlan RT14/RW04 Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

"Kita sudah tetapkan NI sebagai tersangka dalam kasus ini. NI juga sekarang sudah kita tahan," ujar Boby pada Kamis (15/11/2018) lalu.

Boby menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara diketahui bahwa bayi itu meninggal karena lemas dan pada perutnya ditemukan luka robek.

Tak Ada Rasa Manusiawi. Intip Kengerian Penjara ‘Phu Quoc’ yang Dijuluki Neraka Dunia di Vietnam

Anda Mengidap Kanker Payudara? Belajarlah Tips dari Rima Melati yang Pulih dari Penyakit Mematikan

Terjadi Secara Alami, 10 Hal yang Bisa Dilakukan Manusia Setelah Meninggal. No 7 Tak Disangka

"Hasil autopsi menjelaskan tentang keadaan bayi, dari luar ditemukan ada dua luka robek di bagian perut dengan diameter satu koma sekian centimeter. Bayi itu lahir dalam kondisi hidup dan bayi mati karena lemas, jadi itu hasil autopsi secara umum," jelas Boby.

Mantan Kasat Reskrim Polres Sikka ini juga menjelaskan dugaan bayi malang itu dibekap usai ditikam dengan pisau di bagian perutnya sebanyak dua kali. Bahkan pada bagian lutut bayi ditemukan memar.

Untuk proses selanjutnya, tutur Boby, pihaknya akan meminta keterangan dari dokter sebagai saksi ahli dan melakukan proses rekonstruksi untuk mendapatkan gambaran dan kesesuaian dengan hasil BAP terhadap tersangka dan para saksi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved