Berita Kabupaten Malaka

Ini Program Pelayanan Dispenduk Malaka Terkini!

a untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan datang ke Kantor Dinas Pendukcapil. Progam jemput bola ini sudah berjalan

Ini Program  Pelayanan Dispenduk Malaka  Terkini!
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Malaka, Ferdynandus Rame. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Untuk mengurangi jumlah penduduk yang belum merekam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malaka melakukan perekaman di setiap kecamatan.

Kegiatan ini juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan datang ke Kantor Dinas Pendukcapil. Progam jemput bola ini sudah berjalan sejak November 2018 di 12 kecamatan oleh tim kerja dari Dispenduk.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malaka, Ferdynandus Rame kepada Pos Kupang.Com, Selasa (18/12/2018).

Menurut Ferdynandus, wajib KTP di Kabupaten Malaka sebanyak
138.505 jiwa, yang sudah memiliki KTP 106.215 orang dan yang belum memiliki KTP 32.290. Jumlah yang belum memiliki KTP ini cukup banyak sehingga dinas melakukan terobosan dengan melayani perekaman e-KTP di setiap kecamatan.

Dari pelayanan beberapa pekan terakhir, jumlah penduduk yang belum merekam KTP sudah berkurang karena dampak dari pelayanan di kecamatan. Warga yang selama ini belum merekam KTP sudah dapat dilayani di kecamatan sehingga menjadi lebih dekat, hemat biaya dan waktu.

Gempa Bumi 4.2 SR Terjadi di Sumba Barat Daya NTT

Ferdynandus mengatakan, setelah pelayanan di kecamatan sudah selesai, ia akan melaporkan hasilnya kepada Bupati Malaka sekaligus kepada wartawan.

Menurut Ferdynandus, ada beberapa kendala sehingga warga belum melakukan perekaman KTP selama ini diantaranya, warga belum merasa penting sebuah dokumen kependudukan seperti KTP. Warga mengalami kesulitan biaya transportasi dan biaya makan minum saat datang mengurus dokumen ke kantor Dispenduk. Selain itu, ada warga yang sudah usia lanjut sehingga untuk datang ke kantor sangat kecil kemungkinan.

Melihat beberapa kendala tersebut, Dinas membuat pola pelayanan jemput bola. Artinya proses perekaman di lakukan di kecamatan agar lebih dekat dengan masyarakat. Pola ini sangat efektif karena dari pelayanan yang sudah dilakukan banyak warga yang datang merekam e-KTP. (*).

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved