Berita Kampus

Ibu-Ibu Muda di Kabupaten Rote Ini Dapat Pelatihan Pembuatan Abon Ikan

Ibu muda di Desa Oelasin, Kabupaten Rote Ndao, mendapat pelatihan self-esteem building dan pembuatan abon ikan.

IST
Ibu Muda di Rote Ikut Pelatihan Pembuatan Abon Ikan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sebanyak 20 orang ibu muda di Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, mendapat pelatihan self-esteem building dan pembuatan abon ikan oleh Dosen FKM Undana dan Dinas Perikanan Kota Kupang (26-30/11/2018).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu proyek yang didanai pemerintah Australia melalui skema dana hibah Alumni Australia (Australian Alumni Grant Scheme) yang dikelola oleh Australia Awards di Indonesia.

Ketua tim, Enjelita M Ndoen, SKM, MPH, kepada Pos Kupang di Kupang, Senin (17/12/2018), mengatakan, pelatihan ditujukan untuk membangun kembali kepercayaan diri ibu, akibat stigma dan diskriminasi karena kehamilan yang terjadi di usia remaja.

Harga Sewa Kamar Semalam Rp 8,8 Juta. Lihat Deretan Foto Liburan Nia Ramadhani Sekeluarga di Belanda

Selain itu, kata Enjelita, untuk memberdayakan ibu secara ekonomi sehingga ibu dapat memiliki kedudukan yang seimbang dalam keluarga.

"Kegiatan ini digagas untuk membangun kembali kepercayaan diri para ibu muda dan memberdayakan mereka secara ekonomi.

Intinya kita berupaya agar para ibu memiliki kedudukan yang seimbang dengan kaum pria dalam keluarga," jelas Enjelita.

Kelas self-esteem building, difasilitasi oleh dua staf dosen dari FKM Undana Kupang, yaitu Theodora Takalapeta, S.Psi, M.Psi dan Erni Klau, S.Psi, M.A. Terdapat empat sesi dalam kegiatan ini, yaitu "Siapa beta?", "Beta Punya Tujuan Hidup", "Selamat Tinggal Stres Negatif", dan "Konseling Individu".

Terungkap Fakta Penyebab Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Polda Amankan Tiga Pekerja Proyek

Pada hari keempat, peserta mendapatkan materi tentang pembuatan abon ikan dari dua orang trainer, yaitu Yemianti A Kapitan, S.Pi, dari Dinas Perikanan Kota Kupang dan Ketua UKM Alijtihad, Susilawati Karim.

Materi yang diberikan terkait dengan pemilihan ikan yang tepat, jenis pengolahan ikan, produk dan kemasan, teknik pemasaran termasuk promosi produk, dan model pencatatan usaha. Di hari terakhir kegiatan, peserta dibagi ke dalam dua kelompok dan dilatih untuk membuat abon ikan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan bantuan berupa alat-alat pembuatan abon ikan seperti spinner (mesin peniris minyak), sealer, dan peralatan masak.

Ini Empat Alasan Hingga Jose Mourinho Angkat Kaki dari Manchester United

Salah seorang peserta, Erni Ndoen, mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini dan berharap kelompok yang sudah terbentuk dapat memproduksi abon ikan dengan lancar sehingga dapat memperoleh pemasukkan tambahan untuk keluarga.

"Saya senang sekali. Ini kegiatan yang bagus dan dapat membantu kami dalam meningkatkan pendapatan keluarga kami, " kata Erni. (*)

Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved