Berita NTT Terkini

Jelang Natal 2018, Pelni Tambah Tiga Armada Kapal

Kepala Pelni Cabang Kupang, Ishak Gerald mengatakan, Pelni Cabang Kupang menambah tiga armada kapal tipe 2.000 menjelang Natal 2018

Jelang Natal 2018, Pelni Tambah Tiga Armada Kapal
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kepala Pelni Cabang Kupang, Ishak Gerald ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (18/12/2018) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Pelni Cabang Kupang, Ishak Gerald mengatakan, Pelni Cabang Kupang menambah tiga armada kapal tipe 2.000 menjelang Natal 2018, Selasa (18/12/2018).

Ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Gerald menjelaskan, ketiga kapal-kapal yang akan beroperasi yakni KM Umsini, KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang.

KM Umsini akan melakukan pelayaran pada tanggal 21 Desember 2018 dengan rute ke Flores dan Kalimantan. KM melayani pelayaran ke Flores, Sulawesi, Jawa Port hingga Kepulauan Riau.

Dispendukcapil Manggarai Timur Jadi Contoh Pelayanan Publik 2019

Sedangkan KM Bukit Siguntang melayani pelayaran ke Flores, Sulawesi dan Kalimantan.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mendapatkan dispensasi sehingga bisa menambah penumpang sebanyak 30 persen atau sekitar 300-500 penumpang.

Bupati Manggarai Pimpin Pembersihan Pasar Ruteng, Ini Permintaannya Seusai Lakukan Kebersihan

"Diharapkan dengan penambahan kapal ini bisa mengakomodir penumpang," ungkap Gerald.

Ia mengatakan, puncak volume penumpang tertinggi pada tanggal 21 Desember 2018. Diperkirakan kenaikan penumpang di tahun ini hanya sebesar dua persen.

"Tahun lalu perkiraan penumpang sebanyak 10.750 orang dan tahun ini diprediksi sebesar 11.000 yang keluar dari Kupang," ujarnya.

Ia mengaku, kenaikan penumpang tidak signifikan karena trend penumpang saat ini cenderung menggunakan moda transportasi udara

"Dari tahun ke tahun trendnya meningkat untuk penggunaan pesawat terbang. Mungkin karena masyarakat ingin cepat. Naik kapal kan berhari-hari," katanya.

Dirinya berharap, untuk arus penumpang kapal jelang Natal di tahun ini berjalan dengan lancar dan masyarakat juga diimbau untuk membeli tiket kapal beberapa hari sebelum keberangkatan.

Hal tersebut, kata Gerald, dimaksudkan agar penumpang dapat diinventarisir dan memberikan kenyamanan kepada penumpang.

"Jangan sudah di pelabuhan baru beli tiket, kita beda dengan feri karena ada kuota. Jika kuota habis maka penumpang tidak dapat tiket. Hal itu untuk memberikan kenyamanan. Paling lama sehari sebelum berangkat sudah beli tiket," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved