Berita Kabupaten TTU Terkini

Dukcapil TTU Lakukan Razia Justicia, Ini Tujuannya

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) tengah melakukan razia justicia.

Dukcapil TTU Lakukan Razia Justicia, Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTU, Robertus Nahas 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) tengah melakukan razia justicia.

Razia justicia tersebut dilakukan oleh pemerintah untuk menertibkan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang wajib dikantongi warga.

Operais razia justicia tersebut dilakukan sejak tanggal 1 sampai 30 Desember 2018. Sasaran dalam kegiatan operasi tersebut menyasar di sejumlah tempat yang ada di Kabupaten TTU.

Bupati Sumba Tengah Targetkan 2.000 Rumah Terlayani Air Bersih

Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTU, Robertus Nahas mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya telah melakukan razia di tujuh titik yang ada di wilayah Kabupaten TTU.

"Kita sudah menggelar razia justicia di tujuh titik dan sejauh ini sudah sekitar 200 warga yang terjaring dalam razia ini," kata Robert kepada wartawan di ruang kerjannya, Senin (17/12/2018).

Ketua DPR Minta Masyarakat Memberikan Ruang bagi Politisi untuk Mempersiapkan Pileg 2019

Robert mengungkapkan, dalam operasi tersebut pihaknya berhasil menemukan adanya beberapa warga yang tidak membawa E-KTP saat bepergian.

Selain itu, tambah Robert, pihaknya juga menemukan adanya warga yang masih mengantongi KTP lama yang ditandatangani oleh kepala dinas.

"Kita juga masih temukan ada warga yang masih pakai KTP yang 24. Ada juga yang sudah pakai KTP 53 tapi ada tanda tangan kepala dinas. Kalau E-KTP harusnya yang pemohon KTP saja yang tanda tangan," ungkapnya.

Atas masalah tersebut, tegas Robert, sesuai aturan yang berlaku, maka seluruh warga yang terjaring razia justicia, harus diberikan sangsi berupa denda.

"Tapi memang aturan belum diatur lagi dalam perda, sehingga warga yang terjaring dalam razia ini hanya diberikan peringatan saja oleh para petugas," ungkapnya.

Robert mengatakan, pihaknya melakukan razia justicia bukan untuk mencari-cari kesalahan, namun hanya ingin mengingatkan warganya agar saat bepergian ke mana-mana wajib membawa serta E-KTP.

"Karena kalau terjadi apa-apa kan gampang dicari alamatnya. Kalau tidak bawa E-KTP nanti mau cari alamatnya pasti susah," tutur Robertus.

Robert mengharapkan, agar seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten TTU dapat membawa serta E-KTP jika berpergian kemana-mana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved