Berita Kabupate Nagekeo
Bawaslu Waspadai Keterlibatan ASN pada Pemilu 2019 Nanti
Bawaslu) Kabupaten Nagekeo, Yohanes Nanga, menyebutkan, Bawaslu Nagekeo tidak bisa kerja sendiri dalam melakukan pengawasan terkait Pemilu 2019.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nagekeo, Yohanes Nanga, menyebutkan, Bawaslu Nagekeo tidak bisa kerja sendiri dalam melakukan pengawasan terkait Pemilu 2019.
"Ini hanya awal saja. Ke depan kami lakukan kegiatan tindak lanjutnya. Tujuannya untuk menyukseskan Pemilu 2019. Jumlah anggota kami terbatas. Oleh karena itu peran sosial dan peran strategis dan tanggungjawab kita bersama sangat dibutuhkan dalam rangka pengawasan partisipatif," ujar Yohanes Nanga, usai kegiatan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Senin (17/12/2018).
"Terima ksih atas kebersmaan hari ini. Kami tidak bisa sendirian. Dengan struktur kami yang terbatas dan dengan TPS bertambah dan lokasi dengan topografi yang agak sulit yang jelas sangat dibutuhkan partisipasi kita semua," tambah Yohanes.
Yohanes menyebutkan potensi kerawanan atau kecurangan dalam Pemilu 2019 yaitu kemungkinan keterlibatan aparat birokrasi seperti ASN dan money politik.
Ia mengatakan kasus Pilkada tahun 2018 tidak boleh terulang lagi.
Ia mengatakan, peran serta seluruh stakeholder dapat meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.
"Peran kita adalah bagaimana menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Teman-teman pemuda bisa sampaikan kepada masyarakat semua terkait hal-hal baru yang diperoleh hari ini sehingga tidak ada korban nantinya. Jadilah pemilih yang demokratis. Jangan sampai ada korban nanti karena tidak tau," ujarnya.
Libatkan Media Massa
Yohanes mengaku kedepan Bawaslu Nagekeo akan melibatkan media massa untuk melakukan penyebarluasan informasi penting terkait kegiatan Bawaslu yang memiliki nilai edukasi kepada masyarakat.
"Kedepan kita akan libatkan media massa dan sosialisasi akan sampaikan kepada masyarakat. Ini yang patut kita bangun kedepan," ungkap Yohanes.
• Ketua Umum Perkemi akan Melantik Ketum Pengprov Perkemi NTT Masa Bakti 2018-2022
• Wagub NTT Serahkan DIPA Provinsi NTT 2019 ! Pembangunn Bendungan BWS Rp 852 M
Anggota Komisioner Bawaslu Nagekeo, Yohanes Emanuel Nane, mengatakan, kegiatan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif Pemilu 2019 sangat penting dilakukan.
Mengingat banyak hal yang harus dibahas bersama terkait regulasi dan juga bagaimana meminimalisir terjadinya kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu Nasional di Nagekeo tahun 2019.
Ia mengungkapkan Bawaslu butuh kerjasama semua pihak dalam menyukseskan Pemilu 2019 yang demokratis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/yohanes-nanga-sh-1.jpg)