Berita Kabupaten Sumba Timur

Akibat Lakalantas di Sumba Timur 79 Orang Meninggal Dunia

mengalami trend kenaikan korban meninggal dunia akibat Lakalantas sebanyak 11 orang atau mencapai 32 persen pada tahun 2018.

Akibat Lakalantas di Sumba Timur 79 Orang Meninggal Dunia
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kapolres Sumba Timur AKBP.Victor MT.Silalahi,SH.MH sedang memberikan keterangan pers. 

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kapolres Sumba Timur AKBP.Victor MT.Silalahi,SH.MH sedang memberikan keterangan pers.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Sebanyak 79 orang korban yang meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) pada tahun 2017 dan tahun 2018.

Kapolres Sumba Timur,AKBP.Victor MT.Silalahi,SH.MH menyampaikan hal itu saat Press Conference yang digelar Polres Sumba Timur di Mapolres Setempat, Senin (17/12/2018).

Victor yang didamping Wakapolres Sumba Timur Kompol Vitalis Sobak, Kabag Ops Polres Sumba Timur Kompol Abdullah Paoh, dan Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja juga menjelaskan 79 orang korban yang meninggal dunia akibat Laka Lantas tersebut yakni pada tahun 2017 sebanyak 34 orang, dan pada tahun 2018 sebanyak 45 orang.

Sekda Kota Kupang Harus Orang Timor Tidak Mutlak! Ini Penjelasan Wakil Walikota

Dikatakan Victor, sehingga mengalami trend kenaikan korban meninggal dunia akibat Lakalantas sebanyak 11 orang atau mencapai 32 persen pada tahun 2018.

Sementara korban luka berat akibat Lakalantas, jelas Victor pada tahun 2017 sebanyak 4 orang dan pada tahun 2018 kosong alias nihil atau mengalami penurunan sebesar 100 persen. Sedangkan korban luka ringan akibat Lakalantas pada tahun 2017 sebanyak 32 orang, dan tahun 2018 sebanyak 161 orang dengan trend kenaikan 129 orang atau mengalami kenaikan sebesar Rp 80 persen.

"Sementara jumlah kerugian material akibat Lakalantas pada tahun 2017 sebesar Rp 244.100.000 dan pada tahun 2018 sebesar Rp 163.150.000 dengan kerugian mengalami penurunan Rp 80.950.000 sebesar 33 persen",jelas Victor.

Victor juga menjelaskan, jumlah kecelakaan lalulintas pada tahun 2017 sebanyak 66 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 169 Kasus dengan trend kenaikan 103 kasus atau mengalami kenaiakan sebesar 156 persen.

Sedangkan tingkat penyelesaian Laka Lantas pada tahun 2018, jelas Victor P21 sebanyak 12 Kasus, Diversi 1 Kasus, ADR 72 kasus, SP3 65, Lidik 4, dan sidilk sebanyak 15 kasus dengan total keseluruhan 169 Kasus. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved